Ahmad Dhani Bongkar 'Fakta' di Balik Keretakan Rumah Tangganya dengan Maia Estianty
Musisi dan pentolan Dewa 19 itu mengklaim isu perselingkuhan dengan pemilik TV swasta telah diakui secara tertulis, seraya menyebut narasi media selama ini tidak sesuai fakta hukum.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Ahmad Dhani mengunggah pernyataan kontroversial di media sosial pada 30 April 2026.
- Dhani mengklaim isu perselingkuhan dengan pemilik TV swasta telah diakui secara tertulis dan ditandatangani.
- Putusan Mahkamah Agung hanya mengabulkan permohonan cerai, tidak menguatkan gugatan lain yang beredar.
- Dhani menyebut akting 'wanita itu' di acara siraman El Rumi sebagai 'akting yang sangat buruk'.
- Putri Dhani, Shafeea, menangis saat prosesi siraman El Rumi.
- Presiden Prabowo menghadiri akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju pada 27 April 2026.
- Brian McKnight tampil di pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju.
Lede: Unggahan yang Memantik Kembali Luka Lama
Ahmad Dhani, pentolan grup musik Dewa 19, kembali memicu kontroversi melalui unggahan panjang di media sosial yang diduga membongkar fakta di balik keretakan rumah tangganya dengan Maia Estianty. Dalam unggahan tersebut, Dhani menceritakan momen emosional saat putrinya, Shafeea, menangis di tengah prosesi siraman putra keduanya, El Rumi, yang digelar pada akhir April 2026. Dhani mengaku langsung memeluk sang anak dan membisikkan sesuatu yang ia sebut sebagai 'fakta yang harus diungkap'. "Ketika Shafeea menangis gara-gara drama sinetron di sebuah acara siraman, aku langsung peluk putriku tersayang dan membisikkan sebuah fakta yang harus keungkap," tulis Dhani. Ia mengklaim bahwa apa yang dilihat sang anak hanyalah 'akting yang sangat buruk' dari seseorang yang ia sindir memiliki kondisi mental yang perlu diperiksa. Unggahan ini langsung menjadi perbincangan hangat di jagat maya, mengingat sejarah panjang konflik rumah tangga yang melibatkan nama-nama besar di industri hiburan dan politik.
Klaim Perselingkuhan dan Pengakuan Tertulis
Dalam unggahannya, Dhani menyinggung adanya isu perselingkuhan yang menjadi penyebab perceraian wanita tersebut di masa lalu. Ia mengklaim bahwa hal tersebut bahkan telah diakui secara tertulis. "Wanita itu di talak 3 oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditanda tangani," beber Dhani. Pernyataan ini secara tidak langsung menuding Maia Estianty, mantan istrinya, meskipun nama Maia tidak disebut secara eksplisit. Dhani juga mengklaim bahwa tudingan yang selama ini beredar di media, termasuk isu orang ketiga, konflik hak asuh anak, hingga dugaan KDRT, adalah narasi yang sengaja dibentuk. Menurut Dhani, narasi tersebut terus diangkat selama bertahun-tahun oleh infotainment dan disebutnya tidak sesuai dengan fakta hukum. "Demi citranya, dia dibantu pemilik TV swasta itu bikin konten-konten di infotainment," katanya, menambahkan bahwa pihak-pihak tertentu sengaja membentuk opini publik yang merugikannya.
Putusan Mahkamah Agung dan Narasi yang Dibantah
Dhani menyinggung putusan Mahkamah Agung yang disebut hanya mengabulkan perceraian tanpa menguatkan gugatan lain yang beredar di publik. Ia menegaskan bahwa gugatan terkait KDRT, hak asuh, dan isu lainnya tidak dikabulkan oleh pengadilan. "Hanya mengabulkan permohonan cerai," tegasnya, merujuk pada keputusan hukum yang menurutnya membantah narasi yang selama ini dibangun media. Pernyataan ini menjadi penting karena selama bertahun-tahun, publik disuguhi berbagai tudingan terhadap Dhani, termasuk dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan perselingkuhan. Dengan mengemukakan putusan MA, Dhani berusaha menunjukkan bahwa secara hukum, ia tidak terbukti bersalah atas tuduhan-tuduhan tersebut. Namun, klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen, dan keputusan MA sendiri bersifat final serta mengikat.
Konteks Pernikahan El Rumi dan Kehadiran Presiden
Unggahan kontroversial ini muncul di tengah gelaran pernikahan putra Dhani, El Rumi, dengan aktris Syifa Hadju. Akad nikah digelar pada 27 April 2026 dan disiarkan secara langsung. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam acara tersebut dan mengaku sebagai sahabat karib Dhani. Kehadiran kepala negara menambah sorotan publik terhadap keluarga Dhani, terutama setelah sebelumnya Dhani juga aktif dalam politik sebagai anggota Partai Gerindra. Dalam resepsi pernikahan, musisi internasional Brian McKnight turut tampil, menambah kemeriahan acara. Dhani sendiri sebelumnya mengisyaratkan akan menghadirkan musisi internasional berinisial B, yang kemudian terkonfirmasi adalah Brian McKnight. Acara pernikahan ini menjadi momen yang mempertemukan berbagai elemen: keluarga, politik, dan hiburan, sekaligus menjadi latar belakang pernyataan emosional Dhani.
Reaksi Publik dan Dampak ke Depan
Unggahan Dhani langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian mendukung keterbukaan Dhani, sementara yang lain mengkritiknya karena dianggap membuka aib masa lalu di depan publik. Tidak sedikit yang mempertanyakan motif di balik pengungkapan ini, terutama karena dilakukan tepat setelah pernikahan putranya yang menjadi sorotan media. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Maia Estianty atau pihak-pihak yang disebut dalam unggahan Dhani. Publik masih menunggu apakah akan ada bantahan atau langkah hukum selanjutnya. Yang jelas, pernyataan Dhani telah membuka kembali luka lama dan memicu diskusi tentang batas antara kebenaran faktual dan narasi yang dibentuk media. Kasus ini juga menyoroti bagaimana figur publik menggunakan platform media sosial untuk meluruskan catatan sejarah versi mereka, meskipun dengan risiko memperuncing konflik.
Ringkasan
- Ahmad Dhani mengklaim isu perselingkuhan dengan pemilik TV swasta telah diakui secara tertulis dan ditandatangani.
- Dhani menyebut narasi media tentang KDRT, hak asuh, dan orang ketiga tidak sesuai fakta hukum, merujuk pada putusan Mahkamah Agung yang hanya mengabulkan cerai.
- Unggahan ini muncul setelah pernikahan putranya, El Rumi, yang dihadiri Presiden Prabowo dan menampilkan musisi Brian McKnight.
- Publik masih menunggu tanggapan dari Maia Estianty dan pihak terkait atas klaim-klaim yang dilontarkan Dhani.
- Kasus ini menyoroti penggunaan media sosial oleh figur publik untuk mengoreksi narasi yang sudah lama beredar di media arus utama.







BMKG Peringatkan Awan Cumulonimbus Meluas, Kalimantan Barat dan Laut Jawa Timur Masuk Zona Ekstrem
Bojan Hodak Waspadai Duo Asing Bhayangkara FC Jelang Laga Penentu di Bandar Lampung

Crystal Palace Taklukkan Shakhtar Donetsk di Leg Pertama Semifinal Conference League
