An Se-young balas dendam atas Wang Zhi Yi, juara Kejuaraan Asia 2026
Pemain nomor satu dunia asal Korea Selatan itu menang 21-12, 17-21, 21-18 dalam 100 menit di Ningbo, membalas kekalahan di final All England bulan lalu.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- An Se-young mengalahkan Wang Zhi Yi 21-12, 17-21, 21-18 di final Kejuaraan Asia 2026.
- Pertandingan berlangsung 100 menit di Ningbo Olympic Sports Center, China, Minggu.
- Kemenangan ini membalas kekalahan An dari Wang di final All England 2026 (15-21, 19-21).
- An unggul 19-5 dalam rekor pertemuan head-to-head melawan Wang dari 24 pertemuan.
- An Se-young adalah juara Olimpiade Paris 2024 dan nomor satu dunia tunggal putri.
- An tak terkalahkan dalam lima pertandingan Korea Selatan di Piala Uber 2026.
- Korea Selatan mengalahkan Indonesia 3-1 di semifinal Piala Uber pada 2 Mei 2026.
- Final Piala Uber 2026 mempertemukan Korea Selatan dan China pada Minggu.
Revans di Ningbo
An Se-young, tunggal putri Korea Selatan, menuntaskan revans atas wakil China Wang Zhi Yi setelah menjuarai Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Minggu. Pada partai final, An menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-12, 17-21, 21-18 dalam durasi 100 menit. Hasil tersebut sekaligus membalas kekalahan An dari Wang pada final All England 2026, bulan lalu, ketika ia takluk dua gim langsung 15-21, 19-21. Secara keseluruhan, hasil di Ningbo makin menegaskan dominasi An dalam rekor pertemuan kedua pemain. Dari 24 perjumpaan, juara Olimpiade Paris 2024 itu telah mengoleksi 19 kemenangan atas Wang.
Jalannya pertandingan final
Dalam laga final, An tampil solid pada gim pertama dengan memanfaatkan kesalahan lawan untuk mengamankan keunggulan. Namun, Wang bangkit di gim kedua lewat peningkatan intensitas serangan hingga memaksakan gim penentuan. Pada gim ketiga, duel berlangsung ketat terutama saat Wang mampu menyamakan kedudukan di angka 15-15. Meski demikian, An mampu menjaga ketenangan di poin-poin krusial untuk memastikan kemenangan. Gelar ini memperkuat posisi An Se-young sebagai salah satu pemain paling dominan di sektor tunggal putri Asia sekaligus menegaskan konsistensinya di level tertinggi.
Peran An di Piala Uber 2026
An Se-young juga menjadi pilar utama Korea Selatan di Piala Uber 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Pada semifinal, Sabtu (2/5/2026), Korea Selatan mengalahkan Indonesia 3-1. An, yang absen pada semifinal 2024 karena cedera, menjalankan tugasnya dengan baik sebagai tunggal pertama. Dia membuka jalan bagi rekan-rekannya dengan mengalahkan Putri Kusuma Wardani, 21-19, 21-5. An pun tak terkalahkan dalam lima pertandingan Korea Selatan sejak babak penyisihan grup. Dengan kemenangan ini, Korea Selatan melaju ke final Piala Uber untuk ke-10 kalinya, bertemu juara bertahan China pada Minggu. Terakhir kali kedua tim bertemu di final adalah di Bangkok 2022, saat Korea Selatan menang 3-2.
Kekalahan Indonesia di semifinal
Indonesia kalah 1-3 dari Korea Selatan pada pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens. Meski demikian, bisa berdiri di podium dan mendapat kalungan medali perunggu pada hari terakhir kejuaraan nanti menjadi hasil baik bagi tim yang didominasi atlet muda. Pada semifinal lainnya, juara bertahan China menang atas Jepang 3-0. Semifinal Indonesia melawan Korea Selatan merupakan ulangan pertemuan kedua tim pada fase yang sama di Chengdu 2024 ketika Indonesia menang 3-2. Namun, hasil berbeda didapat di Horsens, salah satunya karena kali ini Korea Selatan diperkuat An Se-young.
Analisis pertandingan tunggal pertama
Putri Kusuma Wardani, ranking keenam dunia, sebenarnya bisa memberikan perlawanan baik pada gim pertama. Namun, ia berulang kali membuat kesalahan mudah, seperti saat servis. Kok dari servis pendeknya jatuh di luar lapangan. Dia juga beberapa kali kesulitan menilai posisi kok yang diarahkan An ke belakang lapangan. Setelah kehilangan gim pertama, Putri semakin tenggelam pada gim kedua. "Di gim pertama cukup puas dengan penampilan saya karena saya bisa mengimbangi permainan An. Dia tidak terlalu menyerang, hanya bola atasnya memang lebih menekan. Cukup disayangkan, di akhir saya kurang tahan," tutur Putri. Pada gim kedua, atlet berusia 23 tahun itu lebih kesulitan ketika An mempercepat tempo permainan. "Dia pun membaca pola permainan saya dengan baik sejak bola pertama. Saya melupakan yang terjadi di gim pertama dan fokus ke gim kedua, tapi memang permainan dia cukup menyulitkan," kata Putri yang kalah untuk ke-10 kali dari 10 pertemuan dengan An.
Ganda putri Indonesia gagal ulangi kejayaan
Mengantisipasi partai pembuka yang sulit dimenangkan, Indonesia menurunkan ganda putri formasi lama, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, sebagai ganda pertama. Apalagi, mereka pernah mengalahkan pasangan terbaik lawan berperingkat ketiga dunia, Lee So-hee/Baek Ha-na, pada Kejuaraan Dunia 2025. Namun, Febriana/Amallia kalah setelah bertanding selama 1 jam 28 menit dengan skor 16-21, 21-19, 15-21. Perebutan setiap poin dalam laga ini sering kali berlangsung lama, salah satunya ketika terjadi 133 pukulan pada gim kedua. "Kami dan lawan sama-sama susah dapat poin. Maksudnya banyak terjadi reli, jadi sebenarnya pola yang diterapkan sudah benar. Tetapi, pada beberapa poin, fokus kami turun hingga pengembalian bolanya salah. Adapun pada akhir gim ketiga, mereka mempercepat permainan yang membuat kami terus tertekan," tutur Febriana.
Ringkasan
- An Se-young mengukuhkan dominasinya atas Wang Zhi Yi dengan kemenangan di final Kejuaraan Asia 2026, membalas kekalahan di All England.
- An tak terkalahkan di Piala Uber 2026, memimpin Korea Selatan ke final melawan China.
- Indonesia gagal ke final Piala Uber setelah kalah 1-3 dari Korea Selatan, meski sempat unggul di ganda pertama pada Kejuaraan Dunia 2025.
- Putri Kusuma Wardani masih belum pernah menang dalam 10 pertemuan melawan An Se-young.
- Final Piala Uber 2026 antara Korea Selatan dan China akan menjadi ulangan final Bangkok 2022 yang dimenangkan Korea Selatan.
:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/02/1cc068dec4ba4d4179ffdd386e2a2f43-WhatsApp_Image_2026_05_02_at_18.57.26.jpeg)
:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/02/1cc068dec4ba4d4179ffdd386e2a2f43-WhatsApp_Image_2026_05_02_at_18.57.26.jpeg)
:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/02/d63d8188f20a2365891961b2b0334e42-WhatsApp_Image_2026_05_02_at_16.11.51.jpeg)
:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/02/8cef3608ded4bf7e4b90089366ab3605-WhatsApp_Image_2026_05_02_at_17.53.27.jpeg)
:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/05/02/e3f6e42ff5e9b2cdce3b22b7c3a56422-WhatsApp_Image_2026_05_02_at_18.57.23.jpeg)
PSM Makassar, Klub Tertua Indonesia, Raih Kemenangan 2-1 atas Bhayangkara FC

Galatasaray Gagal Kunci Gelar Usai Dibantai Samsunspor 4-1, Fenerbahçe Mendekat

Al Nassr Tumbang 1-3 dari Al Qadsiah, Cristiano Ronaldo Terancam Gagal Juara Liga Arab Saudi
