Awan Pelangi, langkah demi langkah
BMKG menjelaskan penyebab munculnya awan menyerupai pelangi di langit Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5).

INDONESIA —
BMKG menjelaskan penyebab munculnya awan menyerupai pelangi di langit Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5). Pada Sabtu ini, Awan Pelangi menjadi salah satu topik yang menarik perhatian di Indonesia.
Fakta-fakta
- BMKG menjelaskan penyebab munculnya awan menyerupai pelangi di langit Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5).
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab munculnya awan menyerupai pelangi di langit Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5).
- Bisnis.com, JAKARTA - Di media sosial sedang viral fenomena munculnya awan pelangi di langit Bogor Jawa Barat dan Sentul kemarin Jum'at 1 Mei 2026.
- Warga yang menyaksikan kejadian tersebut membagikan foto dan video awan berkilau dengan gradasi warna lembut seperti pelangi di media sosial.
- Fenomena awan pelangi di Bogor adalah iridesensi, akibat pembiasan cahaya matahari oleh tetesan air di awan, kata peneliti BRIN.
Yang diketahui
Secara rinci, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab munculnya awan menyerupai pelangi di langit Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/5).
Lebih spesifiknya, Bisnis.com, JAKARTA - Di media sosial sedang viral fenomena munculnya awan pelangi di langit Bogor Jawa Barat dan Sentul kemarin Jum'at 1 Mei 2026.
Selain itu, Warga yang menyaksikan kejadian tersebut membagikan foto dan video awan berkilau dengan gradasi warna lembut seperti pelangi di media sosial.
Patut dicatat bahwa Fenomena awan pelangi di Bogor adalah iridesensi, akibat pembiasan cahaya matahari oleh tetesan air di awan, kata peneliti BRIN.
Pada tahap ini Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan fenomena awan menyerupai pelangi itu umum terjadi berkaitan dengan optik atmosfer.
Angka-angka
Secara rinci, Kejadiannya terjadi di kawasan Jonggol, Sentul, Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Lebih spesifiknya, Fenomena di Sentul terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, yang sebenarnya masih memungkinkan untuk terbentuknya awan iridesen.
Konteks
Patut dicatat bahwa Ida juga menjelaskan tampak ada awan yang disebut towering cumulus menutupi sebagian pelangi.
Pada tahap ini Karena itulah, kata dia, bentuknya menjadi terlihat tidak utuh atau tampak seperti 'awan pelangi'.
Secara rinci, Pada saat yang sama, tampak adanya awan towering cumulus yang dapat menutupi sebagian pelangi, sehingga bentuknya terlihat tidak utuh atau tampak seperti 'awan pelangi'," ujarnya.
Lebih spesifiknya, Kendati demikian, Ida mengatakan 'awan pelangi' itu bukan tanda akan terjadi bahaya.
Selain itu, Ida menyebut 'awan pelangi' itu menunjukkan adanya proses pertumbuhan awan konvektif dan kemungkinan hujan lokal.
Ringkasan
- REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fenomena awan berwarna-warni pastel yang cantik mendadak viral.
- Awan iridesen adalah fenomena atmosfer ketika awan tampak memantulkan warna-warni lembut seperti pelangi.
- Berbeda dengan pelangi biasa yang membentuk lengkungan besar, warna pada awan iridesen biasanya tampak lebih halus, menyebar, dan sering muncul di tepi awan yang tipis.




Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi, Jasa Marga Turun Tangan

Konyaspor Menuju Puncak: Empat Kemenangan dalam Lima Laga Terakhir

Menyoroti Man Utd vs Brighton & Hove Albion
