Menteri PU Dody Hanggodo lantik tujuh pejabat eselon I, termasuk mantan jenderal TNI sebagai Dirjen SDA
Pelantikan pada 1 Mei 2026 di Jakarta menandai perombakan besar di kementerian, dengan penekanan pada statecraft dan integritas aparatur sipil negara.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Menteri PU Dody Hanggodo melantik tujuh pejabat tinggi madya eselon I pada 1 Mei 2026.
- Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw dilantik sebagai Dirjen Sumber Daya Air, menggantikan Dwi Purwantoro.
- Apri Artoto menjadi Sekretaris Jenderal menggantikan Wida Nurfaida yang baru dilantik Juli 2025.
- Bisma Staniarto naik dari Sekjen menjadi Kepala BPSDM, menggantikan Apri Artoto.
- Adenan Rasyid menjadi Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah menggantikan Bob Arthur Lombogia.
- Tiga staf ahli menteri baru diangkat: Rachman Arief Dienaputra, Indro Pantja Pramodo, dan Pantja Dharma Oetojo.
- Dody menekankan konsep statecraft dan pesan Presiden Prabowo tentang tiga fondasi statecraft, salah satunya ASN yang solid dan bersih.
Perombakan di Hari Buruh
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melantik tujuh pejabat tinggi madya eselon I di lingkungan Kementerian PU pada Jumat, 1 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Buruh. Pelantikan berlangsung di Gedung Utama Kementerian PU, Jakarta, dan mencakup posisi-posisi strategis seperti Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air. Dengan pelantikan ini, tujuh pejabat sebelumnya dicopot dari jabatannya. Sekretaris Jenderal sebelumnya, Wida Nurfaida, yang baru dilantik pada Juli 2025, digantikan oleh Apri Artoto. Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya Air sebelumnya, Dwi Purwantoro, digantikan oleh Mayor Jenderal TNI Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw.
Statecraft dan Integritas ASN
Dalam sambutannya, Menteri Dody menekankan bahwa penguatan organisasi bukan sekadar penataan jabatan, melainkan bagian dari upaya membangun statecraft — keterampilan mengelola kebijakan negara agar efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia mengutip pesan Presiden Prabowo bahwa salah satu dari tiga fondasi statecraft terletak pada aparatur sipil negara yang solid dan bersih. "Kementerian PU diharapkan dapat terus menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi proses, tetapi juga hasil yang dapat dirasakan secara nyata," ujar Dody. Ia menambahkan bahwa ASN dituntut tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas, solid, dan konsisten menjaga kepercayaan publik.
Tujuh Pejabat Baru dan Latar Belakangnya
Tujuh pejabat yang dilantik terdiri dari Sekretaris Jenderal, Direktur Jenderal, Kepala Badan, serta tiga Staf Ahli Menteri. Apri Artoto, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, kini menjadi Sekretaris Jenderal. Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, seorang Mayor Jenderal TNI AD, dilantik sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air — sebuah langkah yang menandai masuknya unsur militer ke dalam jajaran sipil kementerian. Bisma Staniarto naik jabatan menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, menggantikan Apri Artoto. Adenan Rasyid menjadi Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, menggantikan Bob Arthur Lombogia. Tiga staf ahli menteri baru adalah Rachman Arief Dienaputra (Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat), Indro Pantja Pramodo (Bidang Ekonomi dan Investasi), dan Pantja Dharma Oetojo (Bidang Keterpaduan Pembangunan).
Penyesuaian Kelembagaan untuk Program Prioritas
Pelantikan ini merupakan bagian dari penyesuaian organisasi dan penguatan kelembagaan guna mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah. Dody menekankan bahwa pengisian jabatan strategis ini bukan rotasi biasa, melainkan upaya memperkuat kemampuan institusi dalam menjalankan kebijakan negara secara efektif. Ia menyebut pentingnya profesionalisme dan integritas yang berjalan beriringan, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan berorientasi pada hasil. "Kementerian PU perlu terus mendorong perbaikan tata kelola dan penguatan integritas ASN secara konsisten," ungkapnya.
Dampak dan Tindak Lanjut
Perombakan ini terjadi di tengah upaya pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air. Masuknya perwira tinggi TNI ke posisi sipil di kementerian menimbulkan pertanyaan tentang profesionalisme dan netralitas birokrasi. Namun, Dody menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari statecraft untuk memastikan program berjalan efektif. Menutup sambutannya, Menteri Dody mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat baru. "Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan dalam setiap langkah kita," tutupnya.
Ringkasan
- Menteri PU Dody Hanggodo melantik tujuh pejabat eselon I pada 1 Mei 2026, termasuk mantan jenderal TNI sebagai Dirjen SDA.
- Pelantikan ini menekankan konsep statecraft dan integritas ASN, sesuai pesan Presiden Prabowo.
- Tujuh pejabat baru menggantikan pejabat lama, termasuk Sekjen Wida Nurfaida yang baru menjabat Juli 2025.
- Langkah ini merupakan penyesuaian kelembagaan untuk mendukung program prioritas pemerintah.
- Masuknya unsur militer ke posisi sipil menimbulkan diskusi tentang profesionalisme birokrasi.







UTBK 2026 di Untirta Berjalan Lancar, Panitia Terapkan Metal Detector dan Barcode Pengaduan

Borneo FC Gusur Persib dari Puncak Klasemen Usai Kemenangan 1-0 atas Persik Kediri

Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen Liga 1 2026, Borneo FC Mengancam
