Sport

Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin

Petenis Italia itu menegaskan dirinya lebih baik dari tahun lalu setelah menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun.

3 menit
Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin
Petenis Italia itu menegaskan dirinya lebih baik dari tahun lalu setelah menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilanganCredit · La Gazzetta dello Sport

Fakta-fakta

  • Jannik Sinner mengalahkan Carlos Alcaraz 7-6(4), 7-5 di final Final ATP 2025 di Inalpi Arena, Turin, Italia, pada 16 November 2025.
  • Sinner mempertahankan gelar juara Final ATP untuk kedua kalinya berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun, melampaui rekor Roger Federer dan Novak Djokovic.
  • Sepanjang 2025, Sinner mencatat 57 kemenangan dan 6 kekalahan dengan 6 gelar juara, termasuk Australia Terbuka dan Wimbledon.
  • Alcaraz dan Sinner berbagi dua gelar Grand Slam masing-masing pada 2025: Alcaraz juara Prancis Terbuka dan AS Terbuka, Sinner juara Australia Terbuka dan Wimbledon.
  • Alcaraz tetap menjadi petenis nomor satu dunia hingga akhir tahun setelah memenangi semua pertandingan penyisihan grup Final ATP.
  • Sinner meraih kemenangan ke-31 berturut-turut di lapangan keras dalam ruangan.
  • Hanya Roger Federer (2006, 2007) dan Novak Djokovic (2015, 2023) yang sebelumnya mencapai final semua Grand Slam dan menjuarai Final ATP dalam satu tahun.

Final Blockbuster di Turin

Jannik Sinner mempertahankan gelar juara Final ATP setelah mengalahkan Carlos Alcaraz dalam pertandingan sengit di Inalpi Arena, Turin, Minggu malam (16/11/2025). Skor akhir 7-6(4), 7-5 menegaskan dominasi Sinner di turnamen pamungkas musim ini. Pertandingan ini menjadi final pertama bagi keduanya di Final ATP, meskipun mereka telah bertemu 15 kali sebelumnya. Persaingan mereka, yang mendominasi tenis putra dalam dua tahun terakhir, mencapai puncaknya di hadapan publik Italia.

Pencapaian Bersejarah Sinner

Sinner menjadi juara Final ATP dua tahun berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun, sebuah pencapaian yang tidak pernah diraih Roger Federer maupun Novak Djokovic. Ia juga memperpanjang rekor kemenangan beruntun di lapangan keras dalam ruangan menjadi 31 pertandingan. Petenis berusia 24 tahun itu menyatakan bahwa dirinya merasa lebih baik dibandingkan tahun lalu. "Sejujurnya, saya tak ingin membandingkan tahun ini dengan sebelumnya karena ini adalah tahun yang luar biasa, begitu pula dengan 2024," kata Sinner.

Dominasi Berimbang Sepanjang Musim

Alcaraz dan Sinner berbagi dua gelar Grand Slam masing-masing pada 2025. Alcaraz menjuarai Prancis Terbuka dan AS Terbuka, sementara Sinner menjuarai Australia Terbuka dan Wimbledon. Mereka juga mendominasi turnamen ATP Masters 1000, dengan masing-masing meraih dua gelar dari sembilan turnamen. Meskipun Sinner unggul dalam perebutan gelar akhir musim, Alcaraz tetap menjadi petenis nomor satu dunia hingga akhir tahun. Kepastian itu didapat setelah Alcaraz memenangi semua pertandingan penyisihan grup Final ATP.

Statistik dan Perbandingan dengan Legenda

Sepanjang 2025, Sinner mencatat 57 kemenangan dan 6 kekalahan dengan 6 gelar juara. Angka ini lebih rendah dibandingkan 73 kemenangan, 6 kekalahan, dan 8 gelar pada 2024. Namun, Sinner menilai faktor lain yang menunjukkan peningkatan kualitas permainannya. Hanya Roger Federer (2006, 2007) dan Novak Djokovic (2015, 2023) yang sebelumnya mencapai final semua Grand Slam dan menjuarai Final ATP dalam satu tahun. Namun, Federer dan Djokovic memenangi tiga Grand Slam pada tahun-tahun tersebut, sementara Sinner memenangi dua.

Masa Depan Persaingan Alcaraz-Sinner

Dengan usia yang masih muda, baik Sinner (24 tahun) maupun Alcaraz (22 tahun) diprediksi akan terus mendominasi tenis putra dalam beberapa tahun ke depan. Pertemuan mereka di final Grand Slam secara beruntun pada 2025 — Prancis Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka — menunjukkan intensitas rivalitas yang semakin tinggi. Sinner menutup musim dengan pernyataan percaya diri: "Tahun ini, saya adalah petenis yang lebih baik dibandingkan tahun lalu." Pernyataan itu bukan sekadar klaim, melainkan didukung oleh fakta bahwa ia menjadi satu-satunya petenis yang mampu mengalahkan Alcaraz di partai puncak turnamen besar.

Ringkasan

  • Jannik Sinner berhasil mempertahankan gelar Final ATP 2025 dengan mengalahkan Carlos Alcaraz di final, tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.
  • Sinner menjadi petenis pertama yang juara Final ATP dua tahun berturut-turut tanpa kehilangan set, melampaui rekor Federer dan Djokovic.
  • Alcaraz tetap menjadi nomor satu dunia hingga akhir tahun, meskipun kalah di final Final ATP.
  • Keduanya berbagi dua gelar Grand Slam masing-masing pada 2025, menunjukkan persaingan yang sangat ketat.
  • Sinner mencatat 57 kemenangan dan 6 kekalahan musim ini, dengan enam gelar juara.
  • Pencapaian Sinner setara dengan Federer dan Djokovic dalam hal mencapai final semua Grand Slam dan menjuarai Final ATP dalam satu tahun.
Galerie
Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin — image 1Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin — image 2Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin — image 3Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin — image 4Jannik Sinner Pertahankan Gelar Final ATP, Kalahkan Alcaraz di Turin — image 5
Selengkapnya