Como dan Napoli Imbang Tanpa Gol, Perburuan Liga Champions Makin Ketat
Hasil imbang 0-0 di Stadion Giuseppe Sinigaglia membuat Napoli gagal mendekati Inter Milan, sementara Como terancam kehilangan posisi empat besar.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Napoli dan Como bermain imbang 0-0 pada pekan ke-35 Liga Italia, Sabtu (2/5/2026).
- Napoli tetap di peringkat kedua dengan 70 poin, tertinggal sembilan poin dari Inter Milan.
- Como berada di peringkat kelima dengan 62 poin, terancam disalip AS Roma.
- Kiper Napoli Vanja Milinkovic-Savic mencatat beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Assane Diao dan Martin Baturina.
- Tembakan Matteo Politano membentur tiang gawang pada menit ke-84, menjadi peluang terbaik Napoli.
- Como mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, namun gagal mencetak gol.
- Juventus di peringkat keempat bisa memperlebar jarak menjadi lima poin atas Como.
Pertarungan Tanpa Gol di Sinigaglia
Napoli dan Como harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 dalam laga pekan ke-35 Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026). Hasil ini membuat Napoli tetap di peringkat kedua dengan 70 poin, kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan yang semakin dekat dengan gelar juara. Sementara itu, Como yang berada di peringkat kelima dengan 62 poin, gagal memanfaatkan kesempatan untuk menggeser Juventus dari zona Liga Champions. Sejak awal pertandingan, Como tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan penampilan gemilang kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, membuat mereka gagal memecah kebuntuan. Napoli sendiri hanya mampu mencatatkan beberapa peluang, dengan tembakan Matteo Politano yang membentur tiang gawang pada menit ke-84 menjadi yang paling mengancam.
Dominasi Como yang Mandul
Como mendominasi jalannya pertandingan, terutama di babak pertama. Pada menit ke-8, Tasos Douvikas nyaris mencetak gol, namun sepakannya diblok oleh Amir Rrahmani di garis gawang. Lucas da Cunha dan Assane Diao juga mendapat peluang, tetapi tendangan mereka mampu dihalau Milinkovic-Savic. Diao kembali mengancam pada menit ke-30 dengan tembakan jarak dekat, namun lagi-lagi kiper asal Serbia itu sigap mengamankan gawangnya. Di babak kedua, dominasi Como berlanjut. Martin Baturina melepaskan tembakan dari jarak dekat pada menit ke-64, tetapi Milinkovic-Savic kembali melakukan penyelamatan gemilang. Como seharusnya bisa unggul setidaknya satu gol, namun ketajaman di depan gawang menjadi masalah utama mereka. Pelatih Como, Cesc Fabregas, pasti akan menyayangkan banyaknya peluang yang terbuang sia-sia.
Napoli Gagal Mendekati Inter
Napoli datang ke Como dengan harapan meraih kemenangan untuk menjaga asa juara, namun hasil imbang ini praktis mengakhiri peluang mereka mengejar Inter Milan. Dengan selisih sembilan poin dan hanya tiga pertandingan tersisa, Napoli hampir pasti harus puas sebagai runner-up. Meski demikian, posisi kedua sudah cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Pelatih Napoli, Antonio Conte, melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang, termasuk memasukkan Anguissa dan Spinazzola di babak kedua. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Tembakan jarak jauh Politano yang membentur tiang gawang menjadi momen paling mendekati gol bagi tim tamu. Conte harus menerima kenyataan bahwa timnya gagal memanfaatkan momentum setelah kemenangan sebelumnya.
Krisis Efektivitas Como
Como sebenarnya tampil lebih baik dari Napoli dalam hal penguasaan bola dan peluang, namun kegagalan mencetak gol menjadi masalah krusial. Tasos Douvikas, yang menjadi andalan di lini depan, tampil di bawah performa terbaiknya. Mantan penyerang FC Utrecht itu gagal memanfaatkan beberapa peluang emas, termasuk sepakan yang diblok di garis gawang. Martin Baturina juga tidak lebih baik, dengan tembakan jarak dekatnya yang melenceng. Assane Diao, yang menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Napoli, juga tidak beruntung. Pada satu kesempatan, kontrol bolanya yang buruk membuat peluang emas hilang. Kiper Napoli, Milinkovic-Savic, tampil sebagai pahlawan dengan beberapa penyelamatan krusial. Como harus segera memperbaiki efektivitas finishing mereka jika ingin bersaing memperebutkan tiket Liga Champions.
Implikasi Klasemen dan Perburuan Eropa
Hasil imbang ini membuat posisi Como di peringkat kelima semakin terancam. AS Roma yang berada di peringkat keenam hanya terpaut beberapa poin dan bisa menyalip jika konsisten meraih kemenangan. Sementara itu, Juventus di peringkat keempat bisa memperlebar jarak menjadi lima poin jika memenangkan pertandingan mereka. Como harus segera bangkit jika ingin finis di zona Liga Champions. Bagi Napoli, hasil ini tidak mengubah posisi mereka di peringkat kedua, namun memperkecil peluang untuk menyalip Inter. Fokus Napoli kini beralih ke pengamanan posisi runner-up dan persiapan untuk Liga Champions musim depan. Dengan tiga pertandingan tersisa, Napoli masih memiliki keunggulan enam poin atas Juventus di peringkat ketiga, sehingga posisi mereka relatif aman.
Analisis: Dua Tim dengan Nasib Berbeda
Pertandingan ini memperlihatkan dua tim yang berada dalam situasi berbeda. Napoli, yang sudah hampir pasti finis kedua, tampil tanpa tekanan dan hanya mengandalkan serangan balik. Sebaliknya, Como yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa Liga Champions, tampil mendominasi namun gagal memanfaatkan peluang. Ironisnya, Como justru tampil lebih baik secara permainan, namun hasil akhir tidak mencerminkan dominasi mereka. Kegagalan Como mencetak gol menjadi pelajaran berharga. Dalam pertandingan-pertandingan krusial seperti ini, efektivitas di depan gawang menjadi pembeda. Napoli, meskipun tidak tampil impresif, berhasil mengamankan satu poin berkat pertahanan solid dan kiper yang tangguh. Kedua tim masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di sisa musim ini.
Ringkasan
- Napoli dan Como bermain imbang 0-0, membuat Napoli gagal mendekati Inter Milan di puncak klasemen.
- Como mendominasi pertandingan namun gagal mencetak gol, masalah efektivitas yang harus segera diperbaiki.
- Kiper Napoli Vanja Milinkovic-Savic tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
- Como terancam kehilangan posisi empat besar setelah gagal memanfaatkan peluang mendekati Juventus.
- Napoli hampir pasti finis kedua dan lolos ke Liga Champions, sementara Como harus berjuang keras untuk tiket Eropa.
/data/photo/2026/05/03/69f62e4ac1306.jpg)






Wolves Terdegradasi, Sunderland Terpuruk: Laga Tanpa Beban di Molineux

Arsenal Bawa Keunggulan Tipis ke Lyon di Semifinal Liga Champions Wanita
