Madura United Hadapi Bali United dalam Laga Penentu Nasib Degradasi
Laskar Sape Kerrap, yang berada di peringkat ke-15 dengan 29 poin, wajib menang untuk menjauh dari zona merah saat menjamu Serdadu Tridatu di Stadion Gelora Bangkalan.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Madura United berada di peringkat ke-15 dengan 29 poin dari 30 laga, hanya unggul dua poin dari Persis Solo di batas atas zona degradasi.
- Bali United menempati peringkat ke-8 dengan 45 poin dari 30 pertandingan (12 menang, 9 seri, 9 kalah).
- Pertandingan digelar pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur.
- Empat pemain Bali United absen: Ricky Fajrin (akumulasi kartu kuning), serta Brandon Wilson, Mirza Mustafic, dan Jordi Bruijn (cedera).
- Pelatih interim Madura United Rakhmad Basuki menyatakan timnya tidak meremehkan lawan meskipun Bali United tanpa beberapa pemain inti.
- Pelatih Bali United Johnny Jansen menargetkan tiga poin untuk menjaga konsistensi performa di akhir musim.
- Kemenangan akan memperlebar jarak Madura United menjadi lima poin dari Persis Solo (27), Semen Padang (20), dan PSBS Biak (18).
Laga Hidup Mati di Stadion Gelora Bangkalan
Madura United menjalani pertandingan paling krusial musim ini saat menjamu Bali United dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026, Selasa sore. Tuan rumah yang kini bertengger di peringkat ke-15 dengan 29 poin dari 30 laga hanya terpaut dua angka dari Persis Solo yang berada tepat di atas zona degradasi. Kekalahan bisa membuat Laskar Sape Kerrap terjerumus ke jurang degradasi jika hasil pertandingan lain tidak menguntungkan. Bali United datang dengan posisi lebih nyaman di peringkat ke-8 dengan 45 poin, namun tetap memburu kemenangan demi menutup musim dengan konsistensi. Pelatih Johnny Jansen menegaskan target timnya adalah tiga poin penuh, meskipun harus kehilangan beberapa pemain kunci.
Absennya Empat Pilar Bali United Jadi Peluang Madura
Bali United dipastikan tampil tanpa kapten Ricky Fajrin yang terkena akumulasi kartu kuning, serta tiga pemain yang masih dalam pemulihan cedera: Brandon Wilson, Mirza Mustafic, dan Jordi Bruijn. Kondisi ini menjadi angin segar bagi Madura United yang sangat membutuhkan poin penuh. Namun, pelatih interim Rakhmad Basuki mengingatkan timnya untuk tidak lengah. “Saya pikir tidak ada keuntungan khusus, karena Bali United punya kualitas pemain dan kedalaman skuad yang sangat bagus. Siapapun yang bermain tidak akan mengurangi kekuatan mereka,” ujar Basuki. Sikap waspada ini mencerminkan realitas bahwa Bali United tetap memiliki skuad bertabur pemain berkualitas seperti Boris Kopitovic dan Diego Campos.
Komposisi Pemain: Duel Taktik di Lapangan
Madura United diperkirakan akan menurunkan formasi terbaiknya dengan kiper M Dicky, lini belakang diisi Ruxi, A Rusadi, Pedro Montiero, dan Gio Numberi. Di lini tengah, Kerim Palic, Jordy Wehrmann, dan I Junior akan menjadi motor serangan, sementara trisula depan Lulinha, F Alesandro, dan J Brandao diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan. Di kubu Bali United, kiper Mike Hauptmeijer menjadi andalan di bawah mistar, dengan Yusuf Meilana, Kadek Arel, Joao Ferari, dan Thijmen Goppel di lini belakang. Lini tengah diisi Tim Receveur, Rahmat Arjuna, Kadek Agung, dan Tepei Yachida, sementara Boris Kopitovic serta Diego Campos menjadi ujung tombak. Absennya Ricky Fajrin membuat Kadek Arel kemungkinan besar dipercaya memakai ban kapten.
Angka-angka yang Menentukan Nasib
Statistik menunjukkan betapa tipisnya margin keselamatan Madura United. Dengan 29 poin dari 30 pertandingan, tim asal Madura ini hanya unggul dua poin dari Persis Solo (27) yang berada di peringkat ke-16, batas atas zona degradasi. Di bawah Persis Solo, Semen Padang (20 poin) dan PSBS Biak (18 poin) masih memiliki peluang matematis untuk selamat. Jika Madura United mampu memenangkan pertandingan ini, mereka akan memperlebar jarak menjadi lima poin dari Persis Solo, sebuah bantalan yang cukup berarti dengan empat laga tersisa. Sebaliknya, kekalahan bisa membuat mereka terperosok ke peringkat ke-16 jika Persis Solo meraih hasil positif pada pekan yang sama.
Tekanan Ganda: Antara Harapan dan Realitas
Bagi Madura United, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora Bangkalan menjadi motivasi tambahan, namun juga meningkatkan tekanan. Rakhmad Basuki, yang ditunjuk sebagai pelatih interim, harus mampu mengelola mental pemain agar tidak gugup di momen krusial. Di sisi lain, Bali United tidak ingin menjadi tim yang memberi hadiah kepada lawan. Meski tanpa empat pemain inti, Johnny Jansen menuntut anak asuhnya tetap tampil profesional. “Persiapan kami sangat bagus. Target utama tentu meraih tiga poin dan bermain lebih stabil,” kata Jansen. Bagi Serdadu Tridatu, finis di papan tengah yang lebih tinggi tetap menjadi target yang layak diperjuangkan.
Jalan Terjal Menuju Akhir Musim
Pertandingan ini adalah bagian dari rangkaian empat laga pamungkas bagi kedua tim. Bagi Madura United, setiap pertandingan mulai sekarang adalah final. Mereka masih harus menghadapi lawan-lawan berat setelah Bali United, termasuk Persib Bandung yang sedang memuncaki klasemen. Sementara itu, Bali United yang sudah tidak lagi bersaing dalam perburuan gelar juara Liga 1, bertekad menutup musim dengan hasil maksimal. Konsistensi performa menjadi kata kunci bagi tim asal Pulau Dewata ini. Dengan materi pemain yang ada, mereka berpotensi menjadi penentu nasib tim-tim yang berjuang di papan bawah.
Duel yang Menentukan Arah Sejarah
Laga Madura United versus Bali United bukan hanya tentang tiga poin, melainkan tentang kelangsungan hidup di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bagi Madura United, ini adalah kesempatan untuk membalikkan tren negatif dan mengamankan tempat di BRI Super League musim depan. Bagi Bali United, ini adalah ajang pembuktian bahwa mereka tetap kompetitif meski tanpa beberapa pemain andalan. Hasil pertandingan ini akan menjadi salah satu cerita yang mewarnai akhir musim Liga 1 2025/2026. Apakah Laskar Sape Kerrap mampu memanfaatkan peluang di depan mata, atau justru Serdadu Tridatu yang kembali menunjukkan taringnya? Jawabannya akan diketahui pada Selasa sore di Stadion Gelora Bangkalan.
Ringkasan
- Madura United wajib menang untuk menjauh dari zona degradasi, hanya unggul dua poin dari Persis Solo di peringkat ke-16.
- Bali United kehilangan empat pemain inti (Ricky Fajrin, Brandon Wilson, Mirza Mustafic, Jordi Bruijn) karena akumulasi kartu dan cedera.
- Pelatih interim Madura United Rakhmad Basuki menekankan kewaspadaan meskipun lawan tanpa beberapa pilar.
- Pelatih Bali United Johnny Jansen menargetkan tiga poin untuk menjaga konsistensi performa di akhir musim.
- Kemenangan akan memberi Madura United keunggulan lima poin atas Persis Solo dengan empat laga tersisa.
- Pertandingan ini merupakan bagian dari empat laga pamungkas bagi kedua tim, dengan implikasi besar bagi nasib Madura United.


Pieter Huistra Pastikan PSS Sleman Promosi ke Superliga, Sinyalkan Perpanjangan Kontrak
PSM Makassar, Klub Tertua Indonesia, Raih Kemenangan 2-1 atas Bhayangkara FC

Galatasaray Gagal Kunci Gelar Usai Dibantai Samsunspor 4-1, Fenerbahçe Mendekat
