Robert Wun Hiasi Met Gala 2026 dengan Delapan Karya, Tiga Masuk Koleksi Permanen Costume Institute
Perancang busana kelahiran Hong Kong ini mendominasi karpet merah dengan delapan penampilan, termasuk Naomi Osaka dan Lisa, serta mendapat pengakuan dari kurator Andrew Bolton.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Robert Wun mendandani delapan tamu di Met Gala 2026.
- Tiga kreasi Wun ditambahkan ke koleksi permanen Costume Institute oleh kurator Andrew Bolton.
- Naomi Osaka mengenakan gaun merah dengan lebih dari 659.000 jahitan dan 3.280 jam kerja tangan.
- Lisa tampil dalam gaun mermaid dengan lengan 3D-scan terinspirasi tari tradisional Thailand.
- Wun pertama kali menghadiri Met Gala pada 2023 dengan mendandani Eileen Gu.
- Wun menerima ANDAM Prix Spécial senilai $100.000 pada 2022.
- Beyoncé mengenakan gaun hitam Robert Wun dari koleksi Spring/Summer 2026 di dalam museum.
Dominasi Karpet Merah oleh Perancang Muda Hong Kong
Perancang busana kelahiran Hong Kong, Robert Wun, mencatatkan prestasi gemilang di Met Gala 2026 dengan mendandani delapan orang tamu. Karya-karyanya yang menggabungkan teater dan keahlian tangan menjadi sorotan utama malam itu. Kurator Andrew Bolton bahkan menambahkan tiga kreasi Wun ke dalam koleksi permanen Costume Institute, sebuah pengakuan langka bagi perancang muda. Wun, yang berbasis di London, mendirikan labelnya pada 2014 setelah lulus dari London College of Fashion pada 2012. Ia dibesarkan di Hong Kong dan mulai tertarik pada desain sejak usia 11 tahun, terinspirasi oleh seorang siswa yang lebih tua di gereja keluarganya yang mengambil kursus mode. Kini, ia telah menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dunia mode internasional.
Proses Kreatif Tanpa Seleksi Formal
Menurut Wun, tidak ada proses seleksi formal untuk tahun ini. Sejak beralih sepenuhnya ke mode couture pada 2020, ia menjalin hubungan lebih dekat dengan para artis yang mendekatinya untuk berkolaborasi setelah tema gala 'Fashion Is Art' dan pameran 'Costume Art' dikonfirmasi. Ia menggambarkan proses pembuatan sketsa sebagai tantangan yang sangat memuaskan, karena banyak kolaborator datang dengan visi kreatif yang tajam sejak awal. Perjalanan Wun di Met Gala dimulai pada 2023, saat ia mendandani peraih medali Olimpiade Eileen Gu dengan gaun pengantin bernoda anggur. Kekacauan di belakang panggung yang ia saksikan saat itu kemudian menginspirasi siluet dan alat bercerita dalam peragaan Autumn/Winter 2025-nya, membantu menyempurnakan pendekatan naratif yang mendefinisikan kesuksesan karpet merah musim ini.
Momen Paling Memukau: Naomi Osaka hingga Lisa
Di antara momen paling mencolok, Naomi Osaka tampil memukau dalam mantel gading arsitektural dan topi lebar, sebelum membuka mantel untuk memperlihatkan gaun merah kontur yang dihiasi ribuan kristal Swarovski dalam empat warna merah. Gaun itu dilaporkan membutuhkan lebih dari 659.000 jahitan dan 3.280 jam kerja tangan. Anggota komite tuan rumah, Lisa, tampil dalam gaun mermaid tipis yang membentuk tubuh dengan kereta panjang, dipercantik dengan lengan hasil pindai 3D yang terinspirasi gerakan tari tradisional Thailand dan perhiasan BVLGARI. Jordan Roth tampil sebagai patung hidup dalam beludru abu-abu, dipeluk dari belakang oleh figur klasik yang melambangkan melepaskan masa lalu dan melangkah ke masa depan. Audrey Nuna mengenakan gaun dari koleksi Autumn/Winter 2025 Wun, dengan topi lebar dan mantel putih yang bahu pahatnya serta 15.000 kristal hitam pekat mengingatkan pada 'UV reveal' noda masa lalu, seperti yang dibayangkan oleh stylist Danyul Brown.
Pengaruh Seni dan Budaya dalam Setiap Karya
Nichapat Suphap, editor dan pengusaha asal Thailand, mengambil inspirasi dari The Creation of Adam karya Michelangelo, menggabungkan gaun hitam ketat karya Wun dengan tangan bergerak karya seniman kinetik Casey Curran di bagian bodice. Pengusaha India Ananya Birla membuat debut gemilang dengan kemeja biru berukuran besar, blazer hitam, dan rok lebar, dilengkapi helm metalik karya seniman Subodh Gupta dan cakar yang serasi. Miliarder Norwegia Gustav Magnar Witzøe mengenakan setelan hitam-putih dengan otot trompe-l'œil yang mengangguk pada semangat 'Body as Canvas' gala. Di dalam museum, Beyoncé mencuri perhatian dengan gaun hitam Robert Wun dari koleksi Spring/Summer 2026 yang ketat, dihiasi kristal emas dan kerudung panjang. Penampilan ini menjadi penutup yang sempurna bagi dominasi Wun malam itu.
Dari Mimpi ke Kenyataan: Perjalanan Sang Perancang
Bagi Wun, Met Gala adalah 'murni tentang seni' dan kualitas para seniman serta selebritas yang terlibat. Ia mengingat masa lalunya sebagai mahasiswa mode yang hanya bisa mengagumi acara tersebut dari jauh. Kini, membantu membentuk momen-momen paling dibicarakan di Met Gala menjadi babak penting dalam pendakian kariernya. Karier Wun telah melesat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, ia mengadakan pameran tunggal museum pertamanya, 'Robert Wun: Between Reality and Fantasy,' di SCAD FASH, dan menerima ANDAM Prix Spécial senilai $100.000. Ia meluncurkan koleksi couture resmi pertamanya di Paris Haute Couture Week pada 2023. Karya-karyanya yang pahatan dan naratif telah didukung oleh para pemain terkemuka seperti Beyoncé, Björk, Solange, Lady Gaga, Cardi B, Céline Dion, Lizzo, Doja Cat, dan Lisa.
Apa Selanjutnya untuk Robert Wun?
Dengan pengakuan dari Costume Institute dan dominasi di Met Gala, Robert Wun kini berada di puncak dunia mode. Pertanyaan besarnya adalah bagaimana ia akan memanfaatkan momentum ini. Apakah ia akan memperluas jangkauan ke pasar siap pakai atau tetap fokus pada couture? Yang jelas, pendekatan naratifnya yang unik dan kemampuannya berkolaborasi dengan seniman lintas disiplin akan terus menjadi ciri khasnya. Wun telah membuktikan bahwa mode bisa menjadi medium bercerita yang kuat. Dengan setiap jahitan dan kristal, ia tidak hanya menciptakan pakaian, tetapi juga narasi yang berbicara tentang identitas, budaya, dan seni. Masa depannya tampak cerah, dan dunia mode akan terus menantikan langkah selanjutnya.
Ringkasan
- Robert Wun mendandani delapan tamu di Met Gala 2026, termasuk Naomi Osaka, Lisa, dan Beyoncé.
- Tiga karyanya masuk koleksi permanen Costume Institute, suatu kehormatan langka.
- Gaun Naomi Osaka membutuhkan lebih dari 659.000 jahitan dan 3.280 jam kerja tangan.
- Wun beralih ke couture penuh pada 2020 dan sejak itu menjalin kolaborasi erat dengan para artis.
- Kariernya melesat setelah memenangkan ANDAM Prix Spécial $100.000 pada 2022 dan debut couture di Paris pada 2023.
- Pendekatan naratif Wun, yang menggabungkan teater dan keahlian tangan, menjadi ciri khasnya.


Pieter Huistra Pastikan PSS Sleman Promosi ke Superliga, Sinyalkan Perpanjangan Kontrak
PSM Makassar, Klub Tertua Indonesia, Raih Kemenangan 2-1 atas Bhayangkara FC

Tiga Pemain Diaspora Jadi Andalan Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia 2026
