ONIC Esports Hajar RRQ Hoshi 2-0, Amankan Tiket Playoff MPL ID S17
Kemenangan di Royal Derby ke-40 memastikan ONIC sebagai tim pertama yang lolos ke babak playoff, sementara RRQ Hoshi terpuruk di dasar klasemen dengan peluang kurang dari satu persen.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- ONIC Esports mengalahkan RRQ Hoshi 2-0 dalam Royal Derby MPL ID S17 pekan keenam.
- ONIC menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak playoff MPL ID S17.
- RRQ Hoshi hanya meraih 1 kemenangan dari 10 pertandingan, dengan 9 kekalahan.
- Peluang RRQ Hoshi lolos ke playoff kurang dari satu persen.
- SANZ dari ONIC terpilih sebagai MVP pada game kedua setelah menggunakan hero Nana.
- Nana debut di MPL ID S17, terakhir dimainkan pada MPL ID S16.
- ONIC memuncaki klasemen dengan 9 kemenangan dan 2 kekalahan.
- RRQ Hoshi menempati peringkat kesembilan dengan 1 kemenangan dan 9 kekalahan.
Dominasi Penuh ONIC di Royal Derby ke-40
ONIC Esports menunjukkan superioritas mutlak saat menghadapi RRQ Hoshi dalam Royal Derby ke-40 MPL ID S17, yang berlangsung pada hari penutup pekan keenam. Pertandingan yang mempertemukan dua tim berjuluk Sang Raja dari Segala Raja dan Raja Langit itu berakhir dengan skor telak 2-0 untuk ONIC. Sejak game pertama, ONIC langsung mengambil kendali. Line-up andalan mereka yang terdiri dari Harley, Sora, dan Valentina sukses mendominasi. Meskipun RRQ menggunakan hero power seperti Karrie dan Zhuxin, ONIC unggul dalam team fight pertama yang memperebutkan Turtle, sekaligus mengeliminasi empat pemain RRQ. Keunggulan ini dimanfaatkan ONIC untuk terus menekan, menguasai jungle RRQ, dan melakukan ganking di EXP serta gold lane. Pada menit ketujuh, ONIC sudah memicu Holy Defense dari base RRQ, memaksa lawan bertahan penuh. Efek snowball dari Harley (Kairi) dan Claude (Kelra) terlalu kuat, sehingga RRQ harus menyerah pada menit ke-13. Game pertama berjalan berat sebelah tanpa ampun.
Kejutan Nana: SANZ Raih MVP dengan Strategi Berani
Memasuki game kedua, ONIC membuat keputusan mengejutkan dengan memilih hero Nana, yang tidak termasuk dalam meta saat ini. Ini merupakan debut Nana di MPL ID S17; terakhir kali hero ini dimainkan adalah pada MPL ID S16. Keputusan berani tersebut terbukti menjadi kunci kemenangan. Combo skill Molina Smooch dan Molina Blitz dari Nana tidak mampu dijawab oleh pemain RRQ. Nana bersinergi apik dengan Kalea (Kiboy) dan mendukung gaya permainan agresif Kairi menggunakan Lancelot. Akibatnya, RRQ kembali tertekan habis-habisan. Guinevere milik SuperKenn bahkan sempat dilibas oleh Nana seorang diri. Meskipun secara data draft RRQ lebih superior, ONIC membuktikan diri mampu menciptakan meta baru. Pertandingan kembali berakhir pada menit ke-13 dengan gempuran tanpa ampun dari ONIC. SANZ dinobatkan sebagai MVP berkat performa gemilangnya menggunakan Nana.
Nasib Berbeda: ONIC ke Playoff, RRQ Terancam Degradasi
Kemenangan ini memastikan ONIC lolos ke babak playoff sebagai tim pertama, meskipun musim reguler masih menyisakan tiga pekan. ONIC memuncaki klasemen dengan catatan 9 kemenangan dan 2 kekalahan, menjadikannya tim paling stabil sejauh ini. Di sisi lain, kekalahan ini membuat peluang RRQ Hoshi untuk lolos ke playoff semakin menipis, dengan persentase kelolosan di bawah satu persen. RRQ masih tertahan di peringkat kesembilan dengan hanya 1 kemenangan dan 9 kekalahan. Tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu baru meraih kemenangan perdana musim ini saat mengalahkan Bigetron by Vitality 2-0 di pekan yang sama, namun itu belum cukup untuk memperbaiki posisi mereka. Persaingan di papan tengah sangat ketat. Dewa United menempati peringkat kedua dengan 7 kemenangan dan 3 kekalahan, diikuti Bigetron by Vitality (6-4). Team Liquid Indonesia dan Alter Ego Esports memiliki catatan identik 6-5, sementara EVOS dan Geek Fam sama-sama mengoleksi 5-6. Natus Vincere (NAVI) berada di posisi kedelapan dengan 3-8.
Lima Slot Playoff Masih Diperebutkan Delapan Tim
Dengan ONIC sudah mengamankan satu tiket playoff, masih tersisa lima slot yang diperebutkan oleh delapan tim lainnya. Jarak kemenangan yang sangat tipis di papan tengah membuat setiap laga di tiga pekan terakhir berpotensi mengubah peta persaingan secara signifikan. RRQ Hoshi, meskipun masih memiliki peluang matematis, harus memenangkan hampir semua sisa pertandingan dan berharap hasil tim lain sesuai. Kondisi ini kontras dengan awal musim di mana RRQ dianggap sebagai salah satu kandidat kuat. Pekan keenam MPL ID S17 juga mencatat kemenangan perdana RRQ atas Bigetron by Vitality, yang menjadi sorotan tersendiri. Namun, performa inkonsisten membuat mereka terpuruk di dasar klasemen.
Analisis: ONIC Ciptakan Meta Baru, RRQ Kehilangan Identitas
Keberhasilan ONIC menggunakan Nana di luar meta menunjukkan fleksibilitas dan kreativitas tim dalam menyusun strategi. Keputusan ini tidak hanya mengejutkan lawan, tetapi juga membuktikan bahwa ONIC mampu beradaptasi dan menciptakan tren baru di kompetisi. Sebaliknya, RRQ Hoshi tampak kehilangan identitas permainan. Meskipun memiliki draft yang superior secara teori, eksekusi di lapangan tidak berjalan mulus. Tekanan dari ONIC sejak awal membuat RRQ tidak mampu mengembangkan game plan mereka. Dengan tiga pekan tersisa, RRQ harus segera menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya jika ingin menghindari kegagalan total musim ini. Sementara itu, ONIC dapat fokus mempertahankan konsistensi menjelang playoff.
Ringkasan
- ONIC Esports menjadi tim pertama yang lolos ke playoff MPL ID S17 setelah mengalahkan RRQ Hoshi 2-0.
- SANZ meraih MVP berkat penggunaan hero Nana yang debut di musim ini dan sukses menekan RRQ.
- RRQ Hoshi hanya memiliki 1 kemenangan dari 10 pertandingan, dengan peluang lolos playoff di bawah satu persen.
- Persaingan papan tengah sangat ketat; lima slot playoff masih diperebutkan delapan tim.
- ONIC memuncaki klasemen dengan 9 kemenangan dan 2 kekalahan, menunjukkan konsistensi terbaik musim ini.
- RRQ Hoshi harus memenangkan hampir semua sisa pertandingan untuk menjaga asa playoff.
/data/photo/2026/05/04/69f7ea9b82fe0.png)




Hardiknas 2026: Logo Baru dan Arahan Presiden untuk Perguruan Tinggi

Dewa United Banten Perkosa Satria Muda Bandung di Kandang Sendiri pada IBL 2026
Derbi Basque di Mendizorrotza: Alaves vs Athletic Bilbao Perebutkan Tiket Eropa dan Kelangsungan Hidup
