Ahmad Dhani Bantah Sindir Maia Estianty, Tegaskan Unggahan Soal Hadis Anak Laki-Laki Murni Diskursus
Musisi 53 tahun itu mengklarifikasi bahwa dalil yang ia bagikan di media sosial bukan respons terhadap pernyataan emosional mantan istrinya saat acara siraman El Rumi.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Ahmad Dhani membagikan hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud tentang 'anak laki-laki milik ayahnya' di media sosial.
- Unggahan itu muncul setelah Maia Estianty, dalam acara siraman, menyebut perpisahan dengan anak-anaknya saat mereka berusia 8 tahun.
- Banyak warganet menduga Dhani menyindir Maia di tengah pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada 26 April 2026.
- Dhani membantah tuduhan tersebut dan mengatakan unggahannya bertujuan mengajak publik memahami konteks hadis secara lebih mendalam.
- Ia merujuk pada ceramah Ustaz Adi Hidayat tentang perlunya mempelajari asbabul wurud (sebab turunnya hadis).
- Dhani menegaskan fokusnya saat ini adalah kebahagiaan pernikahan putranya, bukan pada perselisihan masa lalu.
Klarifikasi di Tengah Momen Bahagia
Ahmad Dhani angkat bicara setelah unggahannya tentang hadis anak laki-laki memicu spekulasi publik. Pentolan band Dewa 19 itu menegaskan bahwa tulisannya tidak ditujukan untuk menyindir siapa pun, termasuk mantan istrinya, Maia Estianty. Unggahan tersebut muncul di tengah momen bahagia pernikahan putra bungsunya, El Rumi, dengan Syifa Hadju. Akad nikah digelar secara tertutup di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 26 April 2026. Dhani menyatakan bahwa ia kini fokus pada kebahagiaan anaknya. "Kalau dibilang ke arah situ buat apa? Sekarang ini, kan, momen anak saya bahagia, jadi saya fokus ke arah sana," ujarnya.
Isi Unggahan yang Menuai Kontroversi
Dalam unggahannya, Ahmad Dhani membagikan dalil yang menyebut bahwa anak laki-laki adalah milik ayahnya. Ia menyertakan penjelasan yang merujuk pada hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud. "Pernyataan anak laki-laki adalah milik ayahnya. Merujuk pada hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud yang menyatakan engkau dan hartamu milik ayahmu," tulis Dhani. Ia melanjutkan, "Ini bermakna ayah memiliki hak atas harta anak untuk kebutuhan mendesak, dan anak laki-laki menjadi penerus tanggung jawab ayah sebagai pemimpin keluarga, serta wajib berbakti dan menafkahi orang tua." Unggahan itu langsung menuai reaksi beragam dari warganet.
Kaitan dengan Pernyataan Maia Estianty
Kontroversi memuncak karena unggahan Dhani muncul tak lama setelah Maia Estianty menyampaikan momen emosional dalam acara siraman El Rumi. Maia menyinggung pengalaman harus berpisah dari anak-anaknya di masa lalu. "Di usiamu yang baru 8 tahun, kita pernah harus berpisah. Berpisah untuk sementara waktu itu, Sayangku. Dari hari itu Bunda belajar menjadi ibu yang tidak bisa memeluk kamu setiap hari sampai sekarang," kata Maia. Banyak warganet yang mengaitkan unggahan Dhani dengan pernyataan Maia tersebut. Mereka menilai Dhani sengaja menyindir mantan istrinya di momen pernikahan anak mereka.
Penjelasan Dhani: Murni Diskursus Hadis
Ahmad Dhani membantah tegas tuduhan bahwa unggahannya bernada sindiran. Ia menjelaskan bahwa tujuannya adalah mengajak publik memahami konteks hadis secara lebih mendalam, bukan sekadar membaca teks secara literal. "Sebenarnya hal itu lebih ke arah diskursus bahwa banyak orang yang menyalahpahami soal hadis nabi," jelas Dhani dalam kanal YouTube Cumicumi. Ia menambahkan, "Supaya orang itu belajar lagi namanya asbabul wurud, sebab-sebab diturunkannya hadis. Memang ada hadis ibumu, ibumu, dan ibumu, tetapi konteks melayani bukan dalam konteks berbakti dan itu yang saya dengar dari ustaz Adi Hidayat." Dhani menekankan bahwa diskursus ini perlu dipelajari konteksnya.
Reaksi Publik dan Fokus ke Depan
Unggahan Dhani memicu perdebatan di media sosial, dengan sebagian warganet mendukung klarifikasinya dan sebagian lain tetap skeptis. Namun, Dhani memilih untuk tidak memperpanjang kontroversi. Ia menegaskan bahwa prioritasnya saat ini adalah kebahagiaan putranya, El Rumi, yang baru saja menikah. "Sekarang ini, kan, momen anak saya bahagia, jadi saya fokus ke arah sana," pungkasnya. Dengan klarifikasi ini, Dhani berharap publik dapat memahami bahwa unggahannya murni bersifat edukatif, bukan personal. Namun, perdebatan tentang interpretasi hadis dan dinamika keluarga selebriti Indonesia tampaknya masih akan terus bergulir.
Ringkasan
- Ahmad Dhani mengklarifikasi bahwa unggahan tentang hadis anak laki-laki tidak ditujukan untuk menyindir Maia Estianty, melainkan untuk diskursus keagamaan.
- Unggahan tersebut merujuk pada hadis riwayat Ibnu Majah dan Abu Dawud yang menyatakan 'engkau dan hartamu milik ayahmu'.
- Kontroversi muncul karena unggahan itu berdekatan dengan pernyataan emosional Maia Estianty saat acara siraman El Rumi.
- Dhani menekankan pentingnya memahami asbabul wurud (sebab turunnya hadis) agar tidak salah tafsir.
- Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju digelar pada 26 April 2026 di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.
- Dhani menyatakan fokusnya saat ini adalah kebahagiaan pernikahan putranya, bukan pada perselisihan masa lalu.







BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Kalimantan Barat Akibat Awan Cumulonimbus
Bojan Hodak Waspadai Duo Asing Bhayangkara Jelang Laga Krusial di Bandar Lampung

89 Penghuni Apartemen Mediterania Dievakuasi, 20 Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Kebakaran
