Tech

Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time

Kekalahan dramatis 2-2 dari Tondela membuat Sporting tertinggal sembilan poin dari Porto dengan tiga pertandingan tersisa, memupuskan harapan gelar ketiga berturut-turut.

3 menit
Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time
Kekalahan dramatis 2-2 dari Tondela membuat Sporting tertinggal sembilan poin dari Porto dengan tiga pertandingan tersisCredit · Goal.com

Fakta-fakta

  • Sporting unggul 2-0 pada menit ke-92, tetapi kebobolan dua gol dalam injury time.
  • Salvador Blopa memberikan assist untuk gol pertama, lalu mencetak gol bunuh diri dari tendangan sudut.
  • Cicero menyamakan kedudukan 2-2 dengan sundulan dari tendangan sudut terakhir pertandingan.
  • Sporting kini tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi (4 seri, 1 kalah).
  • Porto unggul sembilan poin di puncak klasemen dengan keunggulan head-to-head.
  • Sporting tertinggal dua poin dari Benfica di posisi kedua, yang memberikan tiket kualifikasi Liga Champions.
  • Vitoria Guimaraes, lawan Sporting berikutnya, telah mengumpulkan 10 poin dari 12 poin terakhir.

Kehancuran di menit-menit akhir

Sporting Lisbon kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata dalam laga tunda melawan Tondela, Rabu malam, setelah kebobolan dua gol dalam waktu tambahan. Unggul 2-0 hingga menit ke-92, tim asuhan Rui Borges harus puas dengan hasil imbang 2-2 yang secara matematis memupuskan harapan mereka meraih gelar juara Liga Portugal musim ini. Gol pertama Sporting dicetak oleh Luis Suárez pada menit ke-62, memanfaatkan umpan silang Salvador Blopa. Keunggulan bertambah 15 menit kemudian ketika bek Tondela, João Silva, mencetak gol bunuh diri. Pertandingan tampak menjadi formalitas melawan tim peringkat ke-17, hingga drama dimulai.

Dua gol bunuh diri yang mengubah segalanya

Pada menit ke-92, Salvador Blopa—yang sebelumnya menjadi kreator gol pertama—secara tidak sengaja membelokkan bola tendangan sudut ke gawangnya sendiri. Tondela pun mendapat harapan. Dari tendangan sudut terakhir pertandingan, Cicero menyundul bola ke sudut jauh, membuat skor menjadi 2-2. Kiper Sporting, Rui Silva, sempat menyelamatkan penalti di waktu tambahan, tetapi itu tidak cukup untuk mengamankan kemenangan. Hasil ini membuat Sporting tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan di perempat final Liga Champions.

Gelar juara sirna, perebutan posisi kedua semakin ketat

Dengan tiga pertandingan tersisa, Sporting tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen Porto, yang juga unggul dalam rekor head-to-head. Porto hampir dipastikan meraih gelar juara dan lolos ke fase grup Liga Champions. Sporting kini berada di posisi ketiga, dua poin di bawah Benfica yang menempati posisi kedua. Posisi kedua memberikan tiket ke babak kualifikasi Liga Champions, sementara peringkat ketiga hanya berhak tampil di Liga Europa. Sporting tidak boleh lagi kehilangan poin jika ingin mengamankan tempat di kompetisi elit Eropa.

Vitoria Guimaraes datang dengan momentum positif

Sporting akan menjamu Vitoria Guimaraes di Estadio Jose Alvalade pada Senin malam. Vitoria sedang dalam performa liga terbaik mereka sejak Januari, dengan mengumpulkan 10 poin dari 12 poin terakhir. Mereka baru saja mengalahkan Rio Ave 2-0 berkat gol Samu dan Tony Strata. Vitoria berada di peringkat ketujuh, sembilan poin di belakang Famalicao di posisi kelima, dan secara matematis sudah tidak bisa lolos ke kompetisi kontinental. Meski demikian, tim asuhan Gil Lameiras akan mencoba mengakhiri musim dengan baik.

Rekor kandang Sporting vs pertahanan kokoh Vitoria

Sporting memiliki rekor kandang yang impresif musim ini: 11 kemenangan dari 15 pertandingan liga di Alvalade, dengan dua kali seri dan dua kekalahan. Mereka juga menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di liga, yakni 77 gol. Namun, Vitoria hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan terakhir, menunjukkan pertahanan yang solid. Dalam enam pertemuan terakhir, Vitoria memenangkan dua laga, sekali seri, dan tiga kali kalah, termasuk kemenangan 2-1 di semifinal Taca da Liga.

Akhir musim yang pahit bagi Sporting

Hanya dua minggu lalu, Sporting masih berada di posisi kedua dan tertinggal lima poin dari Porto dengan satu pertandingan lebih banyak. Namun, kekalahan di Derby de Lisboa, hasil imbang melawan AVS, dan drama melawan Tondela telah menghancurkan ambisi gelar. Sporting juga tersingkir dari Liga Champions di perempat final, meskipun berhasil lolos ke final Taca de Portugal. Kini, fokus mereka adalah mengamankan posisi kedua dan tiket Liga Champions, sebuah target yang semakin sulit setelah kehilangan poin yang sangat mahal.

Ringkasan

  • Sporting kehilangan kemenangan 2-0 dalam 10 menit injury time akibat dua gol bunuh diri, termasuk dari pemainnya sendiri.
  • Hasil imbang ini memupuskan peluang Sporting meraih gelar juara Liga Portugal musim ini.
  • Sporting kini tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
  • Sporting tertinggal sembilan poin dari Porto dan dua poin dari Benfica dengan tiga pertandingan tersisa.
  • Vitoria Guimaraes, lawan Sporting berikutnya, sedang dalam performa baik dengan hanya kebobolan satu gol dalam empat laga terakhir.
Galerie
Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 1Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 2Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 3Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 4Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 5Sporting Lisbon kehilangan gelar setelah dua gol bunuh diri dalam 10 menit injury time — image 6
Selengkapnya