Xxi: yang perlu Anda ketahui
Bareksa - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), emiten operator jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan merek Cinema XXI, membukukan total pendapatan Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026.

INDONESIA —
Bareksa - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), emiten operator jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan merek Cinema XXI, membukukan total pendapatan Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026. Pada Jumat ini, Xxi menjadi salah satu topik yang menarik perhatian di Indonesia.
Fakta-fakta
- Bareksa - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), emiten operator jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan merek Cinema XXI, membukukan total pendapatan Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026.
- Cinema XXI (CNMA) mencatat kinerja Q1 2026 yang solid di seluruh lini bisnis, dengan EBITDA tumbuh 81,2% yoy dan arus kas operasi yang meningkat signifikan, mencerminkan perbaikan fundamental bisnis yang layak dicermati investor.
- Angka itu tumbuh 18,2% secara tahunan (YOY) dibandingkan Rp929,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
- Berdasarkan keterangan pers 30 April 2026, pendapatan tiket bioskop sebagai kontributor terbesar 60,6% dari total revenue, tumbuh 14,3% menjadi Rp665,3 miliar.
- Segmen makanan dan minuman (F&B) yang menyumbang 32,6% revenue ikut tumbuh 15,9% menjadi Rp357,6 miliar dengan spend per head (SPH) yang terjaga.
Yang diketahui
Secara rinci, Cinema XXI (CNMA) mencatat kinerja Q1 2026 yang solid di seluruh lini bisnis, dengan EBITDA tumbuh 81,2% yoy dan arus kas operasi yang meningkat signifikan, mencerminkan perbaikan fundamental bisnis yang layak dicermati investor.
Lebih spesifiknya, Angka itu tumbuh 18,2% secara tahunan (YOY) dibandingkan Rp929,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, Berdasarkan keterangan pers 30 April 2026, pendapatan tiket bioskop sebagai kontributor terbesar 60,6% dari total revenue, tumbuh 14,3% menjadi Rp665,3 miliar.
Patut dicatat bahwa Segmen makanan dan minuman (F&B) yang menyumbang 32,6% revenue ikut tumbuh 15,9% menjadi Rp357,6 miliar dengan spend per head (SPH) yang terjaga.
Pada tahap ini Dari sisi profitabilitas, EBITDA tercatat Rp226,9 miliar, melonjak 81,2% dari Rp125,2 miliar pada Q1 2025, pertumbuhan yang berpotensi mencerminkan efisiensi operasional yang signifikan seiring ekspansi bisnis.
Angka-angka
Secara rinci, Kinerja Q1 2026 turut ditopang oleh kuatnya momentum film lokal, khususnya pada periode libur Lebaran.
Lebih spesifiknya, Terdapat 7 judul film nasional yang masing-masing berhasil meraih lebih dari satu juta penonton, meningkat drastis dibandingkan hanya 3 judul pada Q1 2025.
Selain itu, Arus kas dari aktivitas operasi meningkat signifikan menjadi Rp106,6 miliar dari Rp28,1 miliar pada Q1 2025, menjadi perhatian sebagai indikator kualitas pendapatan yang membaik.
Patut dicatat bahwa Laba bersih konsolidasi tercatat Rp533 juta, berbalik dari rugi Rp66,7 miliar pada Q1 2025.
Konteks
Patut dicatat bahwa EBITDA tumbuh 81,2% YoY menjadi Rp226,9 miliar dari Rp125,2 miliar pada Q1 2025.
Pada tahap ini Ya, laba bersih konsolidasi Q1 2026 tercatat Rp533 juta, berbalik dari rugi Rp66,7 miliar pada Q1 2025, meskipun angkanya masih relatif tipis karena beban penyusutan dan keuangan yang besar.
Secara rinci, Total dividen tunai Rp12 per saham, Rp5/saham dibayarkan pada 28 November 2025 (interim) dan Rp7/saham pada 28 April 2026 (final).
Lebih spesifiknya, Setiap pemegang 50 saham CNMA yang berhak akan menerima 1 saham tresuri secara cuma-cuma.
Selain itu, Total 1.632.939.689 saham didistribusikan pada 28 April 2026.
Ringkasan
- *Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal.
- Capaian ini penting dicermati investor karena mencerminkan pemulihan dan akselerasi bisnis hiburan bioskop yang lebih kuat dari ekspektasi.
- Sisanya berasal dari iklan, platform digital, dan pendapatan lainnya.
- Pencarian yang melonjak: Industri film lokal menguat, rugi Cinema XXI susut 88,3% di kuartal I, Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Kuartal I Naik 18,2%, Rugi Jadi Segini, Hadiri Wisuda XXI Polnam, Wakil Gubernur Maluku Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Ketahanan Energi, Pendapatan Cinema XXI (CNMA) Tembus Rp1,1 T di Q1 2026, Ditopang Film Lokal.

Jadwal Borneo: yang perlu Anda ketahui

Jadwal Persija: yang perlu Anda ketahui

Shakhtar vs Crystal Palace: yang perlu Anda ketahui
