Sport

Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest

Pelatih Aston Villa mengecam keras keputusan VAR yang tidak memberikan kartu merah kepada Elliot Anderson setelah tekel kerasnya pada Ollie Watkins di leg pertama semifinal Liga Europa.

4 menit
Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest
Pelatih Aston Villa mengecam keras keputusan VAR yang tidak memberikan kartu merah kepada Elliot Anderson setelah tekel Credit · BBC

Fakta-fakta

  • Nottingham Forest mengalahkan Aston Villa 1-0 di leg pertama semifinal Liga Europa.
  • Chris Wood mencetak gol penalti pada babak kedua setelah Lucas Digne dianggap handball.
  • Elliot Anderson melakukan tekel tinggi dan berbahaya pada Ollie Watkins di babak pertama.
  • Wasit Joao Pinheiro tidak memberikan kartu merah, dan VAR hanya melakukan review singkat.
  • Unai Emery menyebut keputusan VAR sebagai 'kesalahan besar' dan 'tidak adil'.
  • Leg kedua akan digelar di Villa Park pada 7 Mei 2025.
  • Forest berusaha mencapai final Eropa pertama mereka sejak memenangkan Piala Eropa 1980.

Kekalahan Pahit di City Ground

Aston Villa harus mengakui keunggulan Nottingham Forest 0-1 pada leg pertama semifinal Liga Europa di City Ground, Kamis malam. Gol semata wayang dicetak Chris Wood melalui penalti pada babak kedua, setelah Lucas Digne dianggap melakukan handball. Namun, kekalahan itu bukanlah satu-satunya hal yang membuat frustrasi manajer Villa, Unai Emery. Ia meluapkan kemarahannya kepada VAR yang tidak mengusir gelandang Forest, Elliot Anderson, setelah tekel keras yang membahayakan Ollie Watkins. Emery, yang biasanya tenang, tampak sangat emosional saat berbicara kepada media setelah pertandingan. Ia menilai keputusan VAR sangat buruk dan tidak bisa diterima.

Tekel Anderson yang Kontroversial

Insiden terjadi pada babak pertama saat Anderson melakukan sliding tackle dari belakang terhadap Watkins. Meskipun ia menyentuh bola, kakinya yang tinggi dan dengan studs terbuka mengenai pergelangan kaki Watkins, yang berpotensi menyebabkan cedera serius. Wasit Joao Pinheiro yang memimpin pertandingan tidak memberikan kartu merah, bahkan tidak memberikan pelanggaran. VAR hanya melakukan review singkat dan memutuskan untuk tidak mengintervensi, yang kemudian memicu kemarahan Emery. "VAR sangat, sangat buruk. Itu jelas kartu merah. Saya tidak mengerti mengapa VAR tidak memanggil wasit. Ini kesalahan besar. VAR bertanggung jawab," ujar Emery kepada TNT Sports.

Pujian untuk Wasit, Kecaman untuk VAR

Menariknya, Emery memuji kinerja wasit Pinheiro sepanjang pertandingan. "Wasit fantastis, pekerjaan fantastis, nilai 10 dari 10. Saya menghargai bagaimana dia memimpin pertandingan selama 90 menit," katanya. Namun, ia melontarkan kritik pedas kepada VAR. "Saya menonton tayangan ulang – wow. Besar sekali. Dia bisa mematahkan pergelangan kakinya. VAR, di mana Anda? Ini tanggung jawab Anda. Kami adalah profesional. Anda melakukan pekerjaan yang sangat buruk karena itu sangat jelas bagi semua orang. Tidak adil," tambah Emery. Emery juga menegaskan bahwa ia tidak mempertanyakan keputusan penalti yang diberikan kepada Forest. "Penalti? Saya belum melihatnya, tapi semua orang bilang itu penalti," ujarnya.

Semangat Pantang Menyerah Villa

Meskipun kalah, Emery menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. "Setelah gol mereka, yang terpenting adalah tidak kehilangan akal dan tetap pada rencana permainan. Pertandingan belum selesai, berlanjut minggu depan. Kami harus bangkit," katanya. Villa berusaha mencapai final Eropa pertama mereka sejak 1982, saat mereka memenangkan Piala Eropa. Namun, mereka harus menghadapi Forest yang tampil disiplin dan bersemangat di bawah asuhan Vitor Pereira. "Kami mengubah pemain tetapi menjaga semangat. Mentalitas untuk mencoba memenangkan pertandingan. Suporter fantastis, mereka banyak membantu kami. Lain kali kami menghadapi pertempuran besar," ujar Pereira.

Sejarah dan Target Forest

Nottingham Forest, yang dua kali memenangkan Piala Eropa di bawah Brian Clough, bermain di semifinal Eropa pertama mereka sejak legenda manajer itu membawa mereka ke semifinal Piala UEFA pada 1983-84. Kini, mereka berambisi mencapai final Eropa pertama sejak 1980. Kemenangan tipis ini memberi mereka modal berharga menjelang leg kedua di Villa Park pada 7 Mei 2025. Namun, mereka harus waspada karena Villa dipastikan akan tampil agresif di kandang sendiri. Pereira memuji penampilan timnya yang penuh semangat dan disiplin, meskipun harus bermain tanpa beberapa pemain kunci. "Kami mengubah pemain tetapi menjaga semangat. Mentalitas untuk mencoba memenangkan pertandingan," katanya.

Dampak pada Laga Leg Kedua

Keputusan kontroversial VAR ini dipastikan akan menjadi bahan perbincangan menjelang leg kedua. Emery berharap wasit dan VAR lebih konsisten dalam mengambil keputusan, terutama dalam insiden yang berpotensi membahayakan pemain. Villa harus menang dengan selisih dua gol untuk lolos langsung, atau menang 1-0 untuk memaksakan perpanjangan waktu. Tekanan akan besar, namun Emery yakin timnya mampu bangkit. "Pertandingan belum selesai, berlanjut minggu depan. Kami harus bangkit," tegas Emery. Sementara itu, Forest akan berusaha mempertahankan keunggulan dan menulis ulang sejarah mereka di Eropa.

Ringkasan

  • Unai Emery mengecam keras VAR karena tidak mengusir Elliot Anderson setelah tekel berbahaya pada Ollie Watkins.
  • Nottingham Forest unggul 1-0 berkat penalti Chris Wood yang kontroversial karena handball Lucas Digne.
  • Wasit Joao Pinheiro dipuji Emery, tetapi VAR dianggap melakukan 'kesalahan besar' dan 'tidak adil'.
  • Leg kedua akan digelar di Villa Park pada 7 Mei 2025, dengan Villa harus menang untuk membalikkan keadaan.
  • Forest berusaha mencapai final Eropa pertama sejak 1980, sementara Villa mengejar final pertama sejak 1982.
  • Insiden ini menyoroti kembali perdebatan tentang peran VAR dalam sepak bola dan konsistensi pengambilan keputusan.
Galerie
Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 1Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 2Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 3Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 4Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 5Emery Murka: VAR Gagal Usir Anderson, Villa Kalah 0-1 dari Forest — image 6
Selengkapnya