Kontroversi Kovac Tak Halangi Dortmund Berencana Perpanjang Kontrak Pelatih
Meski kalah 0-1 dari Borussia Mönchengladbach dan menuai kritik permainan, direktur olahraga Ole Book menegaskan keyakinan klub terhadap Niko Kovac.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Borussia Dortmund kalah 0-1 dari Borussia Mönchengladbach pada pekan ke-32 Bundesliga, Minggu lalu.
- Niko Kovac mengambil alih BVB pada awal Februari 2025 menggantikan Nuri Sahin yang dipecat.
- Kovac membawa Dortmund lolos ke Liga Champions musim ini dan duduk di posisi kedua Bundesliga.
- Dortmund tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dan perempat final Piala DFB.
- Direktur olahraga Dortmund, Ole Book, menyatakan klub akan memulai negosiasi perpanjangan kontrak Kovac dalam beberapa minggu ke depan.
- Kontrak Kovac saat ini berlaku hingga 2027, ditandatangani pada Agustus tahun lalu.
- Bek Dortmund, Waldemar Anton, mengkritik intensitas tim setelah kekalahan dari Gladbach.
- Gladbach diperkuat bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, yang tampil dalam laga tersebut.
Kekalahan yang Memicu Pertanyaan
Borussia Dortmund menelan kekalahan 0-1 dari Borussia Mönchengladbach pada laga pekan ke-32 Bundesliga, Minggu lalu. Hasil ini menambah deretan performa kurang meyakinkan di bawah asuhan Niko Kovac, meski tim sebenarnya sudah memastikan tiket Liga Champions. Kekalahan di Borussia-Park itu membuat Dortmund gagal mengamankan posisi runner-up lebih awal. Namun, dengan keunggulan lima poin atas RB Leipzig di peringkat ketiga, posisi kedua hampir pasti aman.
Kritik dari Dalam Tim
Bek tengah Dortmund, Waldemar Anton, menyuarakan kekecewaannya setelah laga. "Gladbach bermain jauh lebih intens daripada kami. Mereka memenangkan duel-duel krusial di setiap posisi," keluhnya kepada DAZN. Anton menyoroti kurangnya perlawanan kolektif terhadap serangan Gladbach. Pelatih Niko Kovac juga mengakui kelemahan timnya. "Itu bukan penampilan yang bagus. Gladbach tampil tajam, agresif, dan gigih. Hari ini benar-benar terlihat bahwa Gladbach bertaruh banyak, sementara kami tampaknya tidak begitu," kata Kovac.
Dukungan Manajemen di Tengah Kontroversi
Meski menuai kritik atas gaya permainan yang dinilai kurang meyakinkan, manajemen Dortmund tetap menunjukkan kepercayaan pada Kovac. Direktur olahraga baru, Ole Book, menegaskan setelah kekalahan: "Kami sudah dengan jelas menyatakan keyakinan kami terhadap Niko. Saya sangat, sangat senang bekerja sama dengannya." Book menambahkan bahwa kekalahan ini tidak mengubah rencana klub. "Saya sudah ditanya soal ini sebelum pertandingan hari ini dan saya memberikan tanggapan yang sangat positif. Kekalahan ini tentu saja tidak mengubah apa pun."
Rencana Perpanjangan Kontrak
Menurut laporan Ruhr Nachrichten, petinggi BVB berencana memulai negosiasi dengan manajemen Kovac dalam beberapa minggu ke depan. Pembicaraan akan mencakup perpanjangan kontrak yang saat ini berlaku hingga 2027. Kecenderungan klub jelas untuk mengikat Kovac lebih awal guna meredam spekulasi yang selalu beredar di lingkungan klub. Kovac sendiri baru menandatangani kontrak barunya pada Agustus tahun lalu, setelah mengambil alih tim pada Februari 2025.
Perjalanan Kovac Bersama Dortmund
Niko Kovac, pelatih asal Kroasia, mengambil alih BVB pada awal Februari 2025 setelah Nuri Sahin dipecat. Ia berhasil membawa tim lolos ke Liga Champions berkat performa gemilang di akhir musim lalu. Musim ini, hasil di Bundesliga umumnya memuaskan dengan posisi kedua yang menjanjikan. Namun, tersingkirnya tim di babak 16 besar Liga Champions dan perempat final Piala DFB sedikit merusak gambaran keseluruhan. Tuduhan bahwa Dortmund jarang tampil meyakinkan secara permainan kerap muncul, dan Kovac baru-baru ini membantah kritik tersebut.
Jadwal Tersisa dan Prospek
Pada dua pekan terakhir Bundesliga, Dortmund akan menjamu Eintracht Frankfurt di kandang dan bertandang ke Werder Bremen. Hasil dari laga-laga ini tidak akan mengubah posisi runner-up yang hampir pasti, namun dapat memengaruhi momentum tim. Sementara itu, masa depan Kovac menjadi sorotan. Rencana perpanjangan kontrak menunjukkan bahwa klub melihatnya sebagai bagian dari proyek jangka panjang, meskipun hasil di kompetisi knockout musim ini mengecewakan.
Analisis: Stabilitas vs. Performa
Keputusan Dortmund untuk mempertahankan Kovac mencerminkan prioritas klub pada stabilitas di tengah tekanan. Namun, kritik terhadap gaya permainan yang kurang atraktif dan hasil di turnamen dapat menjadi bumerang jika performa tidak membaik. Dengan dukungan penuh dari direktur olahraga, Kovac memiliki kesempatan untuk membangun tim yang lebih solid. Pertanyaan besarnya adalah apakah ia dapat mengatasi kelemahan yang terlihat dalam laga melawan Gladbach, terutama dalam hal intensitas dan duel fisik.
Ringkasan
- Dortmund berencana memperpanjang kontrak Niko Kovac meskipun menuai kontroversi terkait performa tim.
- Kekalahan 0-1 dari Gladbach menyoroti masalah intensitas dan duel fisik yang diakui pemain dan pelatih.
- Manajemen klub, melalui Ole Book, menegaskan kepercayaan penuh pada Kovac.
- Kovac membawa Dortmund ke Liga Champions dan posisi kedua Bundesliga, namun tersingkir dini di kompetisi lain.
- Negosiasi perpanjangan kontrak dijadwalkan dalam beberapa minggu ke depan untuk meredam spekulasi.
- Dortmund masih memiliki dua laga Bundesliga tersisa melawan Frankfurt dan Bremen.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572635/original/072994000_1777863144-000_A9NW32T.jpg)






Gol Bunuh Diri Ramaj di Menit 90+11 Selamatkan Bayern dari Kekalahan Lawan Heidenheim
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5570460/original/093958800_1777526886-1000115261.jpg)
PSS Sleman di Ambang Sejarah: Satu Kemenangan Lagi Menuju Promosi ke BRI Super League
