PSS Sleman di Ambang Sejarah: Satu Kemenangan Lagi Menuju Promosi ke BRI Super League
Super Elang Jawa memimpin Grup B dengan 52 poin, hanya butuh satu kemenangan untuk memastikan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5570460/original/093958800_1777526886-1000115261.jpg)
INDONESIA —
Fakta-fakta
- PSS Sleman memimpin Grup B dengan 52 poin, unggul 2 poin dari Persipura Jayapura dan 3 poin dari Barito Putera.
- Adhyaksa FC memuncaki Grup A dengan 47 poin, hanya unggul 1 poin dari Garudayaksa FC.
- PSS Sleman hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan promosi langsung ke BRI Super League.
- Persaingan di Grup B sangat ketat: Persipura Jayapura (50 poin) dan Barito Putera (49 poin) terus membayangi.
- Garudayaksa FC berhasil promosi ke Liga 1 musim depan setelah mengalahkan Persikad 3-1.
- Liga 2 musim 2025/2026 berganti nama menjadi Pegadaian Championship.
- Top skor Liga 2 Pegadaian Championship belum diumumkan secara resmi.
PSS Sleman di Ambang Promosi
PSS Sleman, yang dijuluki Super Elang Jawa, berada di ambang sejarah. Klub asal Yogyakarta itu hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket promosi langsung ke BRI Super League musim depan. Saat ini, PSS Sleman memimpin klasemen Grup B dengan 52 poin, unggul dua poin dari Persipura Jayapura dan tiga poin dari Barito Putera. Tekanan semakin besar karena setiap pertandingan tersisa terasa seperti final. Satu hasil buruk bisa mengubah peta persaingan secara drastis. PSS Sleman harus menjaga konsistensi mereka di sisa laga.
Persaingan Sengit di Grup A
Di Grup A, Adhyaksa FC masih bertengger di puncak dengan 47 poin, namun posisinya belum aman. Garudayaksa FC terus membayangi dengan selisih hanya satu poin. Bekasi City dan Sumsel United juga belum menyerah, dengan jarak poin yang masih memungkinkan untuk mengejar di sisa pertandingan. Persiraja Banda Aceh harus mulai waspada karena posisinya di lima besar mulai terancam oleh PSPS dan PSMS Medan yang tampil cukup konsisten. Persaingan di Grup A juga semakin memanas memasuki fase akhir Championship Round.
Garudayaksa FC Berhasil Promosi
Garudayaksa FC, yang berawal dari akademi, sukses promosi ke kasta tertinggi musim depan. Mereka mengalahkan Persikad 3-1 dalam laga yang menentukan. Keberhasilan ini menjadi buah dari pembinaan pemain muda yang konsisten. Sementara itu, hasil pertandingan lain menunjukkan Persipura Jayapura mengalahkan Persiku 2-0, sehingga Mutiara Hitam akan menantang Adhyaksa FC di play-off. PSS Sleman juga mencatat kemenangan telak 3-0 atas PSIS, semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak.
Perubahan Nama dan Rebranding Liga
Liga 2 musim 2025/2026 mengalami rebranding menjadi Pegadaian Championship, seiring dengan perubahan nama Liga 1 menjadi BRI Super League mulai musim depan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan profesionalisme dan daya tarik kompetisi. Selain itu, VAR (Video Assistant Referee) direncanakan akan digunakan pada final Liga 2. PSSI juga telah memaparkan kiat untuk memerangi mafia bola di Liga 2, menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas kompetisi.
Drama Kompetisi yang Sulit Diprediksi
Dengan selisih poin yang tipis di papan atas, Liga 2 musim ini menghadirkan drama kompetisi yang sulit diprediksi hingga pekan terakhir. Setiap pertandingan menjadi krusial, dan satu hasil saja bisa mengubah peta persaingan secara drastis. PSS Sleman, Persipura Jayapura, dan Barito Putera bersaing ketat di Grup B. Sementara di Grup A, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, Bekasi City, dan Sumsel United masih berpeluang. Situasi ini membuat setiap laga tersisa terasa seperti final.
Prospek dan Tantangan ke Depan
Bagi PSS Sleman, satu kemenangan lagi akan mengantarkan mereka kembali ke kasta tertinggi setelah sebelumnya terdegradasi. Namun, tekanan dari Persipura dan Barito Putera membuat misi ini tidak mudah. Sementara itu, tim-tim lain seperti Garudayaksa FC sudah memastikan promosi, menunjukkan bahwa persaingan di Liga 2 semakin ketat. Ke depannya, penggunaan VAR dan upaya pemberantasan mafia bola diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kepercayaan terhadap Liga 2. Dengan rebranding menjadi Pegadaian Championship, kompetisi ini semakin menarik perhatian publik.
Ringkasan
- PSS Sleman hanya butuh satu kemenangan lagi untuk promosi langsung ke BRI Super League, memimpin Grup B dengan 52 poin.
- Garudayaksa FC sukses promosi setelah mengalahkan Persikad 3-1, menunjukkan keberhasilan pembinaan akademi.
- Persaingan di Grup A dan Grup B sangat ketat dengan selisih poin tipis, menjadikan setiap pertandingan krusial.
- Liga 2 berganti nama menjadi Pegadaian Championship, sejalan dengan rebranding Liga 1 menjadi BRI Super League.
- VAR akan digunakan pada final Liga 2, dan PSSI berkomitmen memberantas mafia bola untuk menjaga integritas kompetisi.







Gol Bunuh Diri Ramaj di Menit 90+11 Selamatkan Bayern dari Kekalahan Lawan Heidenheim

Como dan Napoli Imbang Tanpa Gol, Perburuan Liga Champions Makin Ketat

Wolves Terdegradasi, Sunderland Terpuruk: Laga Tanpa Beban di Molineux
