Culture

Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi

Film keempat waralaba Dilan ini menghadirkan konflik percintaan yang lebih kompleks dengan latar gejolak mahasiswa ITB menjelang 1998.

3 menit
Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi
Film keempat waralaba Dilan ini menghadirkan konflik percintaan yang lebih kompleks dengan latar gejolak mahasiswa ITB mCredit · CNN Indonesia

Fakta-fakta

  • Film 'Dilan ITB 1997' tayang di bioskop pada 30 April.
  • Ariel Noah memerankan Dilan, menggantikan Iqbaal Ramadhan.
  • Niken Anjani berperan sebagai Ancika, kekasih Dilan.
  • Raline Shah kembali sebagai Milea, mantan kekasih Dilan.
  • Della Dartyan muncul sebagai Hana, perempuan asing yang ditemui Dilan saat aksi.
  • Film disutradarai Fajar Bustomi, yang juga menggarap tiga film sebelumnya.
  • Intimate screening dihadiri oleh Alleia Anata, putri Ariel Noah, serta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Dilan Kini Mahasiswa ITB yang Kritis

Bandung, 1997. Dilan, yang sebelumnya dikenal sebagai siswa SMA yang romantis, kini beranjak dewasa menjadi mahasiswa di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia tidak hanya bergulat dengan cinta, tetapi juga terjun ke dalam diskusi intelektual dan pergerakan mahasiswa yang memanas menjelang reformasi 1998. Dalam film keempat waralaba ini, Dilan digambarkan sebagai mahasiswa kritis yang aktif bersuara melalui penampilan musik dan orasi. Ia bahkan memimpin aksi para mahasiswa, menunjukkan bahwa kisahnya kini tak lagi sekadar romansa remaja.

Pergantian Pemeran Utama dan Kembalinya Milea

Estafet peran Dilan kini diserahkan kepada Ariel Noah, vokalis band NOAH, menggantikan Iqbaal Ramadhan yang memerankan Dilan di tiga film sebelumnya. Sementara itu, karakter Ancika diperankan oleh Niken Anjani, yang menggantikan Zara JKT48. Konflik semakin rumit ketika Milea, yang diperankan Raline Shah, kembali muncul dalam kehidupan Dilan. Milea adalah mantan kekasih Dilan yang menjadi pusat cerita di film-film sebelumnya. Tak hanya Milea, Dilan juga harus berhadapan dengan Hana, seorang perempuan asing yang diperankan Della Dartyan, yang ditemuinya saat aktif melakukan aksi jelang reformasi.

Intimate Screening Meriah, Putri Ariel Noah Hadir

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara intimate screening film 'Dilan ITB 1997' yang digelar sebelum penayangan resmi. Momen ini menjadi semakin spesial dengan kehadiran Alleia Anata, putri semata wayang Ariel Noah. Alleia tampil cantik dengan outfit kasual dan memberikan dukungan penuh untuk sang ayah. Ia bahkan memuji akting Ariel di film tersebut. Tak hanya Alleia, sejumlah artis ternama seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga turut hadir dalam acara tersebut.

Romansa dan Politik Berpadu dalam Satu Narasi

Berbeda dari seri sebelumnya yang fokus pada romansa remaja, 'Dilan ITB 1997' menghadirkan kedalaman cerita yang lebih kompleks. Film ini memadukan intrik percintaan dengan gejolak sosial-politik yang terjadi jelang reformasi 1998. Kehadiran Milea dan Hana menimbulkan gejolak dan dilema dalam hubungan Dilan dan Ancika. Keduanya harus bertaruh demi mempertahankan hubungan mereka di tengah tekanan politik yang semakin memanas. Sutradara Fajar Bustomi, yang sebelumnya sukses menggarap 'Dilan 1990', 'Dilan 1991', dan 'Ancika: Dia yang Bersamaku 1995', kembali mengarahkan film ini.

Penayangan Serentak 30 April

Film 'Dilan ITB 1997' resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 30 April. Penonton dapat menyaksikan kelanjutan kisah Dilan yang kini berusia lebih matang, dengan latar belakang pergerakan mahasiswa yang sarat sejarah. Dengan menggabungkan elemen cinta dan politik, film ini menawarkan perspektif baru tentang karakter Dilan yang sebelumnya dikenal sebagai remaja pemberani. Kini, ia harus menghadapi tantangan yang lebih besar: mempertahankan cinta di tengah gejolak bangsa.

Ringkasan

  • Film 'Dilan ITB 1997' menandai peralihan Dilan dari remaja SMA menjadi mahasiswa aktivis di ITB.
  • Ariel Noah dan Niken Anjani menggantikan pemeran sebelumnya sebagai Dilan dan Ancika.
  • Raline Shah kembali sebagai Milea, memicu konflik cinta segitiga dengan Ancika.
  • Film ini mengangkat isu sosial-politik menjelang reformasi 1998, berbeda dari seri sebelumnya.
  • Intimate screening dihadiri oleh putri Ariel Noah dan selebriti lainnya, menambah ekspektasi publik.
  • Penayangan serentak pada 30 April menandai babak baru waralaba Dilan yang lebih dewasa.
Galerie
Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 1Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 2Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 3Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 4Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 5Ariel Noah dan Raline Shah Kembali dalam 'Dilan ITB 1997', Kisah Cinta dan Politik Jelang Reformasi — image 6
Selengkapnya