Sport

Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik

Kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid mengantar The Gunners ke partai puncak Eropa pertama sejak 2006, memicu perdebatan legenda sepak bola.

4 menit
Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik
Kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid mengantar The Gunners ke partai puncak Eropa pertama sejak 2006, memicu perdebatan lCredit · detiksport

Fakta-fakta

  • Arsenal lolos ke final Liga Champions 2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid 1-0 di Emirates Stadium pada Rabu, 6 Mei 2026.
  • Kemenangan tersebut memastikan agregat 2-1 untuk Arsenal di babak semifinal.
  • Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka.
  • Declan Rice menyebut malam itu sebagai malam terbaik yang pernah ia alami di Emirates Stadium.
  • Ini adalah final kompetisi Eropa pertama Arsenal sejak 2006.
  • Final Liga Champions 2026 akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.
  • Wayne Rooney mengkritik selebrasi Arsenal yang dianggapnya terlalu dini karena belum memenangi trofi.
  • Ian Wright membalas kritikan Rooney dengan mengingatkan pentingnya menikmati momen.

Arsenal Raih Tiket Final Liga Champions Setelah Kalahkan Atletico Madrid

Arsenal dipastikan melangkah ke partai puncak Liga Champions 2026 setelah meraih kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid dalam laga leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Bukayo Saka di menit krusial memastikan keunggulan agregat 2-1 bagi The Gunners, yang sekaligus mengakhiri penantian panjang klub untuk kembali tampil di final kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa. Bagi gelandang Arsenal, Declan Rice, momen ini terasa sangat istimewa. Ia mengaku hampir kehabisan kata-kata dan menyebut malam itu sebagai malam terbaik yang pernah ia alami di markas kebanggaan Arsenal. "Saya tidak pernah melihat Emirates yang semacam ini," ujar Rice, mengapresiasi atmosfer luar biasa yang diciptakan oleh para pendukung. Kemenangan bersejarah ini menandai final Eropa kedua bagi Arsenal sepanjang sejarah klub, setelah sebelumnya mereka mencapai final pada tahun 2006 dan harus mengakui keunggulan Barcelona. Bagi Rice sendiri, ini adalah final Eropa keduanya, setelah sebelumnya ia berhasil membawa West Ham United menjuarai Liga Konferensi Eropa pada musim 2022/2023.

Perdebatan Legenda: Rooney Sindir, Wright Membalas

Selebrasi meriah Arsenal atas kelolosan ke final memicu perdebatan di kalangan legenda sepak bola. Wayne Rooney, mantan bintang Manchester United, melontarkan sindiran tajam terhadap euforia para pemain The Gunners. "Mereka pantas berada di posisi ini, tetapi mereka belum memenangkannya. Rayakanlah saat Anda menang!" tegas Rooney, mengutip Daily Mail. Kritikan Rooney tidak tinggal diam. Ian Wright, eks penyerang Arsenal, membalas sindiran tersebut melalui platform X. "Polisi selebrasi akan beraksi, jangan sampai tertangkap!" tulis Wright, menyarankan Rooney untuk menikmati momen kebahagiaan timnya. Ia menekankan bahwa sepak bola adalah tentang momen-momen penting seperti ini, dan berharap Arsenal dapat menciptakan lebih banyak lagi di final nanti. Perbedaan pandangan ini menyoroti intensitas persaingan dan ekspektasi yang selalu menyertai klub sebesar Arsenal, terutama dalam konteks Liga Champions. Sementara Rooney menekankan pentingnya pencapaian akhir, Wright mengingatkan nilai dari perjalanan dan kegembiraan dalam meraihnya.

Kualitas Pertandingan Dikritik Wesley Sneijder

Di tengah euforia kelolosan Arsenal, legenda Belanda yang pernah menjuarai Liga Champions, Wesley Sneijder, justru melontarkan kritik pedas terhadap kualitas pertandingan semifinal melawan Atletico Madrid. Sneijder bahkan bercanda bahwa UEFA seharusnya menghentikan pertandingan leg kedua setelah 35 menit dan langsung menggelar final. "Saya mengatakan setelah 35 menit, UEFA harus turun tangan," kata Sneijder dalam penilaiannya di Ziggo Sport. Ia menyarankan agar badan pengatur sepak bola Eropa itu menghubungi London, meminta kedua tim keluar lapangan, dan menggelar final antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain keesokan harinya. Sneijder mengamati bahwa Atletico Madrid cenderung bertahan dan kehilangan penguasaan bola, sementara Arsenal mendominasi jalannya pertandingan. Meski mengakui pencapaian Mikel Arteta membawa Arsenal ke final, Sneijder berpendapat bahwa skuad The Gunners saat ini masih kekurangan talenta kelas dunia sejati jika dibandingkan dengan klub-klub raksasa Eropa di masa lalu. Baginya, kualitas permainan yang ditampilkan jauh di bawah standar yang diharapkan dari sebuah panggung semifinal Liga Champions.

Jalan Arsenal Menuju Final dan Calon Lawan

Perjalanan Arsenal ke final Liga Champions musim ini terbilang impresif, dengan Declan Rice hanya melewatkan dua pertandingan di fase grup melawan Club Brugge dan Kairat Almaty. Konsistensi dan kontribusi Rice menjadi salah satu pilar penting bagi tim asuhan Mikel Arteta. Kini, Arsenal menanti kepastian lawan mereka di partai puncak yang akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026. Calon lawan mereka adalah pemenang dari semifinal lainnya antara juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dan raksasa Jerman, Bayern Munich. Leg kedua semifinal antara Bayern dan PSG akan berlangsung di Allianz Arena, Kamis (7/5) dini hari WIB, di mana Bayern harus membalikkan ketertinggalan agregat 4-5. Pertandingan final nanti diprediksi akan menyajikan tontonan menarik, terlepas dari siapa yang akan keluar sebagai juara antara Arsenal, PSG, atau Bayern Munich. Bagi Arsenal, ini adalah kesempatan emas untuk mengukir sejarah baru dan mengakhiri penantian panjang trofi Liga Champions.

Perbandingan dengan Final 2006 dan Harapan Masa Depan

Final Liga Champions 2026 akan menjadi momen bersejarah bagi Arsenal, menandai kembalinya mereka ke panggung tertinggi sepak bola Eropa setelah absen selama dua dekade. Terakhir kali The Gunners mencapai final adalah pada tahun 2006, di mana mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dalam pertandingan yang berlangsung di Stade de France, Saint-Denis. Perbandingan dengan final 2006 ini tentu membangkitkan nostalgia sekaligus harapan besar bagi para pendukung Arsenal. Tim asuhan Mikel Arteta kali ini menunjukkan performa yang solid sepanjang kompetisi, dan kembalinya mereka ke final menjadi bukti perkembangan positif klub di bawah kepemimpinan sang manajer. Dengan atmosfer yang membakar di Emirates dan semangat juang yang ditunjukkan para pemain, Arsenal bertekad untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga meraih gelar juara Liga Champions pertama mereka. Dukungan penuh dari suporter, seperti yang dirasakan Declan Rice, akan menjadi modal penting dalam menghadapi laga puncak di Budapest.

Ringkasan

  • Arsenal lolos ke final Liga Champions 2026 setelah mengalahkan Atletico Madrid 2-1 secara agregat.
  • Final akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.
  • Kemenangan Arsenal memicu perdebatan antara legenda Manchester United Wayne Rooney dan mantan pemain Arsenal Ian Wright mengenai selebrasi tim.
  • Legenda Belanda Wesley Sneijder mengkritik kualitas pertandingan semifinal yang dinilainya di bawah standar.
  • Ini adalah final kompetisi Eropa pertama Arsenal sejak kekalahan dari Barcelona pada final 2006.
  • Declan Rice menyebut momen kelolosan ke final sebagai malam terbaik dalam kariernya di Emirates Stadium.
Galerie
Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 1Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 2Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 3Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 4Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 5Arsenal ke Final Liga Champions 2026, Rice Sebut Malam Terbaik — image 6
Selengkapnya