Chelsea Dipermalukan Nottingham Forest 1-3 di Stamford Bridge, Peluang Liga Champions Sirna
Dominasi penguasaan bola 66 persen tak berarti apa-apa saat The Blues kebobolan tiga gol, dua di antaranya dari Taiwo Awoniyi, dan tertahan di peringkat kesembilan.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Chelsea kalah 1-3 dari Nottingham Forest di Stamford Bridge pada 4 Mei 2026 pukul 21.00 WIB.
- Taiwo Awoniyi mencetak dua gol (menit ke-2 dan ke-52), Ivan Jesus satu gol penalti (menit ke-15).
- Chelsea menguasai bola 66 persen, 634 operan dengan akurasi 92 persen, namun hanya 5 dari 17 tembakan tepat sasaran.
- Nottingham Forest mencatat 4 tembakan tepat sasaran dari 6 percobaan, tiga di antaranya menjadi gol.
- Joao Pedro mencetak gol hiburan untuk Chelsea pada menit ke-90+3.
- Chelsea berada di peringkat ke-9 dengan 48 poin, kehilangan kans lolos Liga Champions.
- Nottingham Forest naik ke peringkat ke-16 dengan 42 poin, unggul 5 poin dari zona degradasi.
Mimpi Buruk di Stamford Bridge
Chelsea harus menelan kekalahan memalukan 1-3 dari Nottingham Forest dalam lanjutan Liga Inggris, Senin (4/5) malam WIB. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Blues justru dihajar dengan skor telak. Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Chelsea tampil dominan sepanjang pertandingan. Mereka mencatat penguasaan bola mencapai 66 persen, dengan total 634 operan dan akurasi umpan 92 persen. Namun dominasi tersebut tak berarti apa-apa. Nottingham Forest justru tampil lebih efektif sejak awal laga. Baru dua menit pertandingan berjalan, Taiwo Awoniyi langsung membuka keunggulan lewat serangan cepat yang membuat lini belakang Chelsea kaget.
Dua Gol Awoniyi dan Penalti Ivan Jesus
Petaka bagi tuan rumah berlanjut pada menit ke-15. Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti, dan Ivan Jesus sukses menjalankan tugasnya untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Chelsea mencoba bangkit dengan terus menekan. Mereka menciptakan sejumlah peluang dan mencatat total 17 tembakan, namun hanya 5 yang tepat sasaran. Penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia. Sementara Forest lebih tajam dengan 4 tembakan tepat sasaran dari total 6 percobaan—tiga di antaranya berbuah gol. Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Chelsea justru kembali kebobolan di babak kedua. Awoniyi mencetak gol keduanya pada menit ke-52, sekaligus memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Rotasi Pemain Tak Membuahkan Hasil
Pelatih Chelsea melakukan sejumlah pergantian pemain untuk membalikkan keadaan. Pada menit ke-45, Zach Abbott menggantikan Neco Williams, dan Tosin Adarabioyo masuk untuk Levi Colwill. Di awal babak kedua, Jair Cunha, Igor Jesus, dan Nicolás Domínguez dimasukkan masing-masing untuk Nikola Milenković, Morgan Gibbs-White, dan Elliot Anderson. Namun perubahan tersebut tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Roméo Lavia masuk menggantikan Andrey Santos pada menit ke-58, dan kiper Robert Sánchez digantikan Filip Jørgensen pada menit ke-66. Morgan Gibbs-White ditarik keluar untuk Chris Wood, dan Dilane Bakwa menggantikan Omari Hutchinson pada menit ke-80. Chelsea baru bisa memperkecil ketertinggalan lewat Joao Pedro di menit ke-90+3, namun itu hanya menjadi gol hiburan.
Klasemen: Chelsea Terpuruk, Forest Aman
Kekalahan ini membuat Chelsea tertahan di peringkat ke-9 dengan 48 poin, sehingga tidak lagi memiliki kans untuk lolos ke Liga Champions musim depan. Dengan pertandingan tersisa, tekanan terhadap Chelsea dipastikan semakin besar, terutama dari para pendukung yang mulai kehilangan kesabaran. Sementara itu, Nottingham Forest semakin menjauh dari zona degradasi. Mereka duduk di peringkat ke-16 dengan 42 poin, unggul 5 poin dari Tottenham Hotspur di peringkat ke-17. Hasil ini memberi napas lega bagi Forest dalam perjuangan mereka menghindari degradasi. Dominasi statistik Chelsea yang tidak diimbangi efektivitas menjadi sorotan utama. Dengan 66 persen penguasaan bola dan akurasi umpan tinggi, namun hanya lima tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan, menunjukkan masalah penyelesaian akhir yang kronis.
Tekanan Meningkat di Tengah Suporter yang Kecewa
Kekalahan di kandang sendiri ini memicu kemarahan suporter Chelsea yang hadir di Stamford Bridge. Banyak yang mulai mempertanyakan arah tim di bawah kepemimpinan pelatih saat ini. Performa inkonsisten sepanjang musim membuat ambisi finis di zona Eropa sirna. Chelsea kini harus fokus pada sisa pertandingan untuk memperbaiki posisi klasemen, meski target awal musim untuk lolos ke Liga Champions sudah mustahil tercapai. Manajemen klub diprediksi akan melakukan evaluasi besar-besaran di akhir musim. Nottingham Forest, di sisi lain, menuai pujian atas efektivitas permainan mereka. Dengan hanya 6 percobaan tembakan, mereka mampu mencetak 3 gol, menunjukkan ketajaman yang kontras dengan tuan rumah.
Ringkasan
- Chelsea kalah 1-3 dari Nottingham Forest di Stamford Bridge pada 4 Mei 2026.
- Taiwo Awoniyi mencetak dua gol, Ivan Jesus satu gol penalti; Joao Pedro mencetak gol hiburan untuk Chelsea.
- Chelsea mendominasi penguasaan bola (66%) dan operan (634, akurasi 92%), namun hanya 5 dari 17 tembakan tepat sasaran.
- Nottingham Forest lebih efisien dengan 4 tembakan tepat sasaran dari 6 percobaan, tiga menjadi gol.
- Chelsea berada di peringkat ke-9 dengan 48 poin, kehilangan kans lolos Liga Champions.
- Nottingham Forest naik ke peringkat ke-16 dengan 42 poin, unggul 5 poin dari zona degradasi.







Gol Bunuh Diri Ramaj di Menit 90+11 Selamatkan Bayern dari Kekalahan Lawan Heidenheim
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5570460/original/093958800_1777526886-1000115261.jpg)
PSS Sleman di Ambang Sejarah: Satu Kemenangan Lagi Menuju Promosi ke BRI Super League

Persipura Jayapura Lolos ke Playoff, Hadapi Adhyaksa FC Perebutkan Tiket Super League
