Met Gala 2026: 'Fashion is Art' Mengubah Museum Menjadi Galeri Hidup
Beyoncé, Nicole Kidman, dan Venus Williams memimpin malam spektakuler yang merayakan busana sebagai karya seni di Metropolitan Museum of Art.
INDONESIA —
Fakta-fakta
- Acara berlangsung pada 4 Mei 2026 di Metropolitan Museum of Art, New York.
- Tema pameran adalah 'Costume Art', dengan dress code 'Fashion is Art'.
- Pameran berlangsung dari 10 Mei 2026 hingga 10 Januari 2027 di Condé M. Nast Galleries seluas hampir 12.000 kaki persegi.
- Beyoncé, Nicole Kidman, Venus Williams, dan Anna Wintour menjadi ketua bersama.
- Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Bezos menjadi sponsor utama, bersama Saint Laurent dan Condé Nast.
- Kurator Andrew Bolton memamerkan ratusan karya yang menonjolkan tubuh berpakaian.
- Beyoncé tampil pertama kali dalam 10 tahun dengan gaun rancangan Olivier Rousteing berhias kerangka dan jubah bulu.
Panggung Spektakuler di Tangga Museum
Tangga ikonik Metropolitan Museum of Art berubah menjadi taman lumut saat penyanyi Broadway Joshua Henry membuka karpet merah dengan lagu 'I Wanna Dance With Somebody' ditemani band dan penari. Pemandangan itu menjadi latar bagi malam amal tahunan Costume Institute, yang tahun ini mengusung tema 'Costume Art'—sebuah eksplorasi busana sebagai seni rupa. Dress code 'Fashion is Art' memberi kebebasan interpretasi luas, dari gaun multiwarna Emma Chamberlain dari Mugler hingga gaun hitam berkilau Cara Delevingne dari Ralph Lauren. Para tamu diajak menjadi kanvas hidup, merayakan tubuh telanjang, tubuh klasik dalam draperi Hellenistik, atau tubuh anatomis.
Beyoncé Kembali Setelah Satu Dekade
Beyoncé membuat penampilan Met Gala pertamanya dalam 10 tahun, dan ia tidak mengecewakan. Gaun monumental rancangan Olivier Rousteing menampilkan desain kerangka berhias, ditambah jubah bulu raksasa. Penyanyi itu tiba bersama suaminya, Jay-Z, dan putrinya, Blue Ivy, yang pada usia 14 tahun menjadi salah satu tamu termuda—acara biasanya hanya mengizinkan tamu berusia 18 tahun ke atas. Dalam wawancara dengan BBC, Beyoncé mengatakan rasanya 'sangat menyenangkan' bisa hadir bersama putri dan suaminya. Kehadirannya menandai momen penting setelah absen panjang, dan menegaskan statusnya sebagai ikon mode.
Ketua Bersama dan Komite Tamu Bintang
Selain Beyoncé, Nicole Kidman dan Venus Williams bergabung sebagai ketua bersama, dipimpin oleh pemimpin redaksi global Vogue, Anna Wintour, yang mengenakan jubah bulu dan gaun bordir ombré dari Chanel. Komite tuan rumah dipimpin oleh Anthony Vaccarello dan Zoë Kravitz, dengan anggota termasuk Sabrina Carpenter, Doja Cat, Gwendoline Christie, Alex Consani, Misty Copeland, Elizabeth Debicki, Lena Dunham, Paloma Elsesser, Lisa, Chloe Malle (kepala konten editorial Vogue AS yang baru), Sam Smith, Teyana Taylor, Lauren Wasser, Anna Weyant, A'ja Wilson, dan Yseult. Rihanna tiba terlambat bersama A$AP Rocky, sementara Madonna, Naomi Osaka, Angela Bassett, Bad Bunny, Heidi Klum, dan Katy Perry juga hadir—beberapa di antaranya hampir tidak dikenali karena kostum mereka yang ekstrem.
Pameran 'Costume Art' di Galeri Baru
Pameran 'Costume Art' yang dikurasi Andrew Bolton akan berlangsung dari 10 Mei 2026 hingga 10 Januari 2027 di Condé M. Nast Galleries yang baru, seluas hampir 12.000 kaki persegi. Pameran ini menampilkan ratusan karya seni yang berpusat pada tubuh berpakaian, dipasangkan dengan mode yang relevan secara tematis. Menurut pernyataan Met, pameran ini 'menyoroti sentralitas tubuh berpakaian, mempertemukan objek dari seluruh koleksi museum dengan pakaian historis dan kontemporer dari Institut.' Sponsor utama acara dan pameran adalah Jeff Bezos dan Lauren Sánchez Bezos, dengan dukungan tambahan dari Saint Laurent dan Condé Nast. Pameran ini diharapkan menarik ribuan pengunjung dan memperkuat posisi mode sebagai bentuk seni yang setara dengan lukisan atau patung.
Dampak dan Makna Lebih Luas
Met Gala 2026 tidak hanya menjadi ajang mode, tetapi juga pernyataan budaya tentang nilai seni busana. Dengan tema 'Fashion is Art', para desainer dan selebritas didorong untuk berpikir di luar batas konvensional, menciptakan karya yang bisa dipamerkan di museum. Kehadiran tokoh seperti Beyoncé dan Venus Williams menunjukkan persilangan antara musik, olahraga, dan mode. Acara ini juga menjadi penggalangan dana penting bagi Costume Institute, yang bergantung pada acara semacam ini untuk mendanai pameran dan penelitian. Dengan sponsor utama dari Bezos dan Sánchez, serta dukungan Saint Laurent dan Condé Nast, tahun ini menandai investasi besar dalam masa depan mode sebagai disiplin seni.
Apa yang Akan Datang
Setelah malam yang gemerlap, perhatian kini beralih ke pameran 'Costume Art' yang akan dibuka untuk publik pada 10 Mei. Para kritikus dan pengunjung akan menilai apakah pameran ini berhasil mengangkat mode ke tingkat seni rupa. Sementara itu, tradisi Met Gala terus berkembang, dengan spekulasi tentang tema tahun depan sudah mulai muncul. Bagi para penggemar mode, momen-momen ikonik dari karpet merah—seperti gaun kerangka Beyoncé atau penampilan Joshua Henry—akan dikenang sebagai bagian dari sejarah mode. Namun, pertanyaan terbuka tetap ada: sejauh mana batas antara mode dan seni bisa didorong? Pameran ini mungkin memberikan jawaban.
Ringkasan
- Met Gala 2026 mengusung tema 'Costume Art' dengan dress code 'Fashion is Art', menekankan busana sebagai seni rupa.
- Beyoncé kembali setelah 10 tahun dengan gaun kerangka karya Olivier Rousteing, ditemani Jay-Z dan Blue Ivy.
- Pameran 'Costume Art' berlangsung 10 Mei 2026–10 Januari 2027 di galeri baru seluas hampir 12.000 kaki persegi.
- Ketua bersama: Beyoncé, Nicole Kidman, Venus Williams, dan Anna Wintour; sponsor utama Jeff Bezos dan Lauren Sánchez.
- Acara ini menjadi ajang bagi selebritas untuk bereksperimen dengan kostum ekstrem, seperti Bad Bunny dan Heidi Klum.
- Met Gala 2026 menegaskan peran mode dalam dialog seni kontemporer dan pentingnya pendanaan untuk Costume Institute.


Hardiknas 2026: Logo Baru dan Arahan Presiden untuk Perguruan Tinggi

Dewa United Banten Perkosa Satria Muda Bandung di Kandang Sendiri pada IBL 2026
