PSMS Medan Bidik Kemenangan Ketiga atas Persiraja di Laga Pamungkas Pegadaian Championship
Pelatih Eko Purdjianto percaya diri timnya bisa mengulang sukses di kandang lawan meski Persiraja telah memperkuat skuat dengan pemain asing Afghanistan Omid Popalzay.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- PSMS Medan telah mengalahkan Persiraja Banda Aceh pada dua pertemuan sebelumnya (1-0 di Medan, 2-1 di Banda Aceh).
- Laga terakhir Pegadaian Championship 2025/2026 akan digelar di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu 2 Mei 2026.
- Persiraja saat ini berada di peringkat lima besar klasemen setelah menambah pemain asing asal Afghanistan, Omid Popalzay.
- PSMS Medan membawa 22 pemain ke Banda Aceh karena beberapa pemain terkena akumulasi kartu.
- Pertandingan digelar tanpa penonton setelah Persiraja mendapat sanksi dari Komdis PSSI.
- Jadwal pertandingan diubah dari malam menjadi sore hari, dan PSMS telah melakukan simulasi untuk adaptasi.
Target Kemenangan di Kandang Lawan
PSMS Medan menargetkan kemenangan ketiga beruntun atas Persiraja Banda Aceh dalam laga terakhir Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (2/5) di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu sebelumnya sukses membungkam Persiraja pada dua pertemuan sebelumnya: 1-0 di Medan pada putaran pertama, dan 2-1 di Banda Aceh pada putaran kedua. Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, dalam jumpa pers di Banda Aceh, Jumat (1/5), menyatakan timnya datang ke Aceh dengan tekad membawa pulang poin penuh. "Kami datang ke Aceh ini ingin membawa kemenangan seperti yang sebelumnya kami sudah lakukan di sini," ujarnya. Meski menghadapi tuan rumah yang kini berada di peringkat lima besar, Eko menegaskan kesiapan timnya. "Persiraja tim yang bagus dan sekarang di peringkat lima besar. Tapi besok kita menampilkan permainan terbaik dan insya Allah mengambil poin di kandang Persiraja," katanya.
Perubahan Jadwal dan Absennya Suporter Tuan Rumah
Laga pamungkas ini mengalami perubahan jadwal dari malam menjadi sore hari. Eko Purdjianto mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan simulasi untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut, sehingga pemain lebih siap menghadapi pertandingan. Selain itu, pertandingan digelar tanpa penonton tuan rumah setelah Persiraja mendapat sanksi dari Komdis PSSI. Eko menilai kondisi ini sedikit menguntungkan PSMS, namun ia tetap menekankan fokus tim. "Tidak ada suporter ya menguntungkan kita juga. Intinya kita tetap fight untuk laga besok. Ada suporter, tanpa suporter juga kita siap," katanya. PSMS Medan membawa 22 pemain ke Banda Aceh, dengan beberapa di antaranya terkena akumulasi kartu. Meski demikian, Eko memastikan tim sudah sangat siap menghadapi pertandingan.
Persiraja Perkuat Skuat dengan Pemain Asing Afghanistan
Pada putaran ketiga ini, Persiraja Banda Aceh menambah skuat baru, termasuk satu pemain asing asal Afghanistan, Omid Popalzay. Kehadiran Popalzay disebut memberikan hasil cukup bagus, sehingga mendorong Persiraja naik ke peringkat lima klasemen. Eko Purdjianto mengakui kualitas lawan yang semakin meningkat. Namun, ia tetap optimistis PSMS bisa meraih hasil positif. "Kemarin kita di sini juga bisa ambil poin, makanya kita bertekad untuk pertandingan besok kita ambil poin di sini. Kita selalu berusaha memainkan permainan terbaik dan hasil yang positif," ujarnya. Persiraja sendiri berambisi mempertahankan posisi lima besar dan menutup musim dengan kemenangan di kandang sendiri, meski tanpa dukungan suporter.
Rekor Pertemuan dan Stakes Laga Pamungkas
Dua pertemuan sebelumnya antara PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh selalu dimenangi oleh PSMS. Pada putaran pertama di Medan, PSMS menang tipis 1-0. Kemudian di putaran kedua di Banda Aceh, PSMS kembali menang dengan skor 2-1. Laga terakhir ini menjadi penutup musim bagi kedua tim di Pegadaian Championship 2025/2026. Bagi PSMS, kemenangan akan memperbaiki posisi akhir klasemen dan menjadi modal berharga. Sementara bagi Persiraja, hasil positif di kandang sendiri menjadi harga diri yang ingin dipertahankan. Eko Purdjianto menegaskan timnya akan berjuang maksimal. "Kita akan berjuang semaksimal mungkin dan menampilkan permainan terbaik untuk mengambil poin penuh, atau meraih hasil positif dalam pertandingan terakhir nanti," katanya.
Analisis: Mental Juara dan Adaptasi Jadi Kunci
PSMS Medan datang dengan modal dua kemenangan beruntun atas Persiraja, yang secara psikologis memberikan keuntungan. Namun, Persiraja yang telah memperkuat skuat dengan pemain asing Afghanistan Omid Popalzay menunjukkan peningkatan performa, terbukti dengan naiknya posisi mereka ke lima besar. Absennya suporter tuan rumah bisa menjadi faktor penyeimbang, meski PSMS tetap harus waspada terhadap motivasi tinggi Persiraja yang ingin membalas kekalahan. Perubahan jadwal ke sore hari juga menuntut adaptasi fisik dan taktik dari kedua tim. Eko Purdjianto telah melakukan simulasi untuk mengantisipasi perubahan tersebut, menunjukkan kesiapan teknis yang matang. Dengan 22 pemain yang dibawa, termasuk yang terkena akumulasi, PSMS memiliki opsi rotasi untuk menjaga kebugaran. Laga ini akan menjadi ujian konsistensi bagi PSMS dan ujian kebangkitan bagi Persiraja. Hasilnya akan menentukan posisi akhir kedua tim di klasemen Pegadaian Championship 2025/2026.
Ringkasan
- PSMS Medan mengincar kemenangan ketiga beruntun atas Persiraja Banda Aceh di laga pamungkas Pegadaian Championship 2025/2026.
- Persiraja telah memperkuat skuat dengan pemain asing Afghanistan Omid Popalzay, yang membantu mereka naik ke peringkat lima besar.
- Pertandingan digelar tanpa penonton akibat sanksi Komdis PSSI terhadap Persiraja, dan jadwal diubah dari malam ke sore.
- PSMS membawa 22 pemain, dengan beberapa terkena akumulasi, namun tetap optimis meraih poin penuh di kandang lawan.
- Pelatih PSMS Eko Purdjianto menekankan kesiapan tim setelah melakukan simulasi adaptasi jadwal dan kondisi tanpa suporter.
- Laga ini menjadi penutup musim dan menentukan posisi akhir klasemen kedua tim.

Como dan Napoli Imbang Tanpa Gol, Perburuan Liga Champions Makin Ketat

Wolves Terdegradasi, Sunderland Terpuruk: Laga Tanpa Beban di Molineux

Arsenal Bawa Keunggulan Tipis ke Lyon di Semifinal Liga Champions Wanita
