Culture

Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho

Kemenangan 1-0 atas Alverca di Estadio do Dragao memastikan gelar ke-31 FC Porto, sekaligus trofi perdana bagi pelatih Italia berusia 37 tahun itu.

4 menit
Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho
Kemenangan 1-0 atas Alverca di Estadio do Dragao memastikan gelar ke-31 FC Porto, sekaligus trofi perdana bagi pelatih ICredit · ESPN

Fakta-fakta

  • FC Porto mengalahkan Alverca 1-0 pada 3 Mei 2026 di Estadio do Dragao.
  • Kemenangan itu membuka keunggulan sembilan poin di puncak klasemen dengan dua pertandingan tersisa.
  • Benfica ditahan imbang 2-2 oleh Famalicao, sehingga Porto tidak mungkin terkejar.
  • Francesco Farioli, 37 tahun, meraih trofi pertama sebagai pelatih kepala.
  • Porto memastikan gelar liga ke-31, pertama sejak 2021-2022.
  • Farioli diangkat sebagai pelatih Porto pada Juli 2025, menggantikan pelatih sebelumnya.
  • Musim ini Porto mencatat 38 kemenangan, 8 imbang, dan 5 kekalahan di semua kompetisi.
  • Alverca, yang baru promosi musim ini, sudah aman dari degradasi dengan keunggulan 12 poin dari zona playoff.

Gelar ke-31 Porto dan Trofi Perdana Farioli

FC Porto resmi menjadi juara Primeira Liga musim 2025-2026 setelah mengalahkan Alverca 1-0 di Estadio do Dragao, Minggu (3/5/2026). Hasil itu membuka keunggulan sembilan poin di puncak klasemen dengan dua pertandingan tersisa, setelah Benfica hanya bermain imbang 2-2 melawan Famalicao. Ini adalah gelar liga ke-31 bagi Porto, sekaligus mengakhiri penantian empat tahun sejak terakhir kali juara pada musim 2021-2022. Bagi pelatih Francesco Farioli, trofi ini menjadi yang pertama dalam karier kepelatihannya. Pria Italia berusia 37 tahun itu merayakan ulang tahunnya bulan lalu dan kini mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pelatih termuda yang membawa Porto juara, mengalahkan rekor José Mourinho yang saat itu berusia 41 tahun saat menjuarai liga bersama Benfica.

Perjalanan Farioli dari Asisten Pelatih ke Puncak Liga Portugal

Farioli memulai karier sebagai pelatih kiper dan asisten pelatih, bekerja sama dengan Roberto De Zerbi di Benevento dan Sassuolo. Ia kemudian memulai karier sebagai pelatih kepala di Turki bersama Fatih Karagumruk pada 2021, lalu menangani Alanyaspor, sebelum pindah ke OGC Nice dan Ajax. Porto merekrutnya pada Juli 2025, dan sejak itu ia membawa tim meraih 38 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan di semua kompetisi musim ini. Porto juga mencapai perempat final Liga Europa musim ini, meski akhirnya tersingkir. Farioli dikenal karena pendekatan taktisnya yang modern dan kemampuannya mengembangkan pemain muda, yang menjadi kunci keberhasilan Porto musim ini.

Dominasi Porto di Kandang dan Konsistensi Lini Serang

Porto memenangkan 12 dari 15 pertandingan kandang mereka musim ini (3 imbang), menjadikan Estadio do Dragao sebagai benteng yang sulit ditembus. Kemenangan atas Alverca juga merupakan kemenangan liga ketiga berturut-turut, setelah sebelumnya mengalahkan Estrela Amadora 2-1 berkat gol Deniz Gul. Porto kini telah mencetak dua gol atau lebih dalam delapan pertandingan liga terakhir mereka. Namun, produktivitas ofensif itu datang dengan mengorbankan pertahanan: Porto hanya mencatatkan dua clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir, setelah sebelumnya mencatatkan 10 clean sheet dalam 13 pertandingan. Meski demikian, momentum positif di lini depan cukup untuk mengamankan gelar.

Alverca: Tim Promosi yang Sukses Bertahan

Alverca, yang baru kembali ke kasta tertinggi musim ini setelah lebih dari dua dekade di divisi bawah, sudah memastikan diri aman dari degradasi. Mereka memiliki keunggulan 12 poin di atas zona playoff degradasi. Kemenangan 2-1 atas Arouca pekan lalu, dengan gol penentu dari pemain pengganti Marko Milovanovic (Marezi) pada menit ke-71, memastikan status mereka. Pelatih Custodio Miguel Dias de Castro patut dipuji karena membawa timnya bertahan di liga. Alverca menunjukkan performa impresif di bulan April dengan tiga kemenangan dari empat pertandingan (satu kekalahan), setelah sebelumnya melalui sembilan pertandingan tanpa kemenangan (6 imbang, 3 kalah). Peningkatan di lini depan juga terlihat: mereka mencetak dua gol atau lebih dalam empat dari enam pertandingan terakhir, sama banyaknya dengan yang mereka cetak dalam 25 pertandingan pertama liga.

Rekor Pertemuan dan Tantangan Alverca di Kandang Porto

Alverca memiliki rekor buruk saat menghadapi Porto dalam beberapa tahun terakhir. Dalam sembilan pertemuan terakhir, Alverca gagal mencetak gol dalam enam pertandingan, dan hanya meraih tiga hasil imbang serta enam kekalahan. Pada pertemuan pertama musim ini, Porto menang 3-0 di kandang Alverca. Selain itu, Alverca hanya memenangkan tiga dari 15 pertandingan tandang musim ini (3 menang, 4 imbang, 8 kalah). Meski demikian, Alverca datang dengan kepercayaan diri setelah performa April yang kuat. Mereka akan berusaha mengakhiri musim di posisi sepuluh besar, namun menghadapi Porto yang sedang dalam performa terbaik di kandang sendiri merupakan tantangan berat.

Akhir Musim dan Prospek ke Depan

Dengan dua pertandingan tersisa, Porto akan berusaha menutup musim dengan sempurna. Farioli telah membuktikan diri sebagai pelatih yang mampu membawa kesuksesan instan, dan kini ia dihadapkan pada tantangan mempertahankan gelar dan bersaing di Eropa musim depan. Sementara itu, Alverca akan fokus mengamankan posisi akhir yang setinggi mungkin, dengan target finis di paruh atas klasemen. Keberhasilan Porto musim ini juga menjadi bukti bahwa keputusan merekrut pelatih muda asing dapat membuahkan hasil, sebuah pelajaran bagi klub-klub lain di liga. Bagi Farioli, ini baru awal dari perjalanan panjang yang diharapkan akan membawa lebih banyak trofi ke Porto.

Ringkasan

  • Francesco Farioli menjadi pelatih termuda yang membawa FC Porto juara liga pada usia 37 tahun, mengalahkan rekor José Mourinho.
  • Porto memastikan gelar ke-31 setelah menang 1-0 atas Alverca dan Benfica imbang, dengan keunggulan sembilan poin dan dua pertandingan tersisa.
  • Farioli meraih trofi pertamanya sebagai pelatih kepala setelah karier sebagai asisten De Zerbi dan menangani klub di Turki, Prancis, dan Belanda.
  • Porto menunjukkan konsistensi ofensif dengan mencetak dua gol atau lebih dalam delapan laga liga beruntun, namun pertahanan sedikit rapuh.
  • Alverca, tim promosi, sukses bertahan di liga dengan keunggulan 12 poin dari zona degradasi, berkat performa apik di bulan April.
  • Alverca memiliki rekor buruk melawan Porto, gagal mencetak gol dalam enam dari sembilan pertemuan terakhir dan hanya menang tiga kali tandang musim ini.
Galerie
Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 1Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 2Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 3Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 4Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 5Farioli Bawa Porto Juara Liga Portugal 2025-2026, Kalahkan Rekor Mourinho — image 6
Selengkapnya