Sport

Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru

Kepergian Parker terjadi delapan hari setelah degradasi Burnley dari Premier League, memicu perburuan pelatih baru yang melibatkan nama-nama besar.

4 menit
Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru
Kepergian Parker terjadi delapan hari setelah degradasi Burnley dari Premier League, memicu perburuan pelatih baru yang Credit · BBC

Fakta-fakta

  • Scott Parker meninggalkan Burnley dengan kesepakatan bersama pada 30 April 2026.
  • Burnley terdegradasi setelah kalah 1-0 dari Manchester City pada 22 April 2026.
  • Burnley hanya menang 4 dari 34 pertandingan liga musim ini dan mengumpulkan 1 poin dari 8 laga terakhir.
  • Craig Bellamy, pelatih timnas Wales, menjadi kandidat serius untuk menggantikan Parker.
  • Burnley harus membayar klausul rilis minimal £700.000 untuk mendapatkan Bellamy dari FAW.
  • Steven Gerrard juga dikaitkan dengan posisi pelatih Burnley dan Bristol City.
  • Mike Jackson akan menjadi pelatih sementara untuk empat pertandingan tersisa musim ini.
  • Burnley kebobolan 68 gol di Premier League, terbanyak di antara semua tim.

Kepergian Parker dan Awal Perburuan Pelatih Baru

Scott Parker resmi meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Burnley dengan kesepakatan bersama, hanya delapan hari setelah klub dipastikan terdegradasi dari Premier League. Keputusan ini diumumkan setelah diskusi antara Parker dan ketua klub Alan Pace, dengan penghormatan yang disampaikan kedua belah pihak. Asisten pelatih Mike Jackson akan mengambil alih sementara untuk empat pertandingan tersisa musim ini, dimulai dengan laga tandang ke Leeds United pada Jumat. Jackson sebelumnya pernah menjadi pelatih sementara setelah pemecatan Sean Dyche pada April 2022, namun gagal menghindari degradasi. Burnley kini memulai pencarian pelatih permanen untuk musim 2026-27, dengan Craig Bellamy, pelatih timnas Wales, menjadi kandidat utama. Bellamy pernah menjadi staf kepelatihan di Burnley di bawah Vincent Kompany dan sempat menjadi kandidat sebelum Parker diangkat pada 2024.

Craig Bellamy: Target Utama dengan Tantangan Besar

Burnley melihat Bellamy sebagai kandidat serius, namun mereka menghadapi tugas berat untuk meyakinkannya kembali ke Turf Moor. Bellamy saat ini menikmati perannya bersama Wales dan sangat antusias memimpin negara tersebut menuju Kejuaraan Eropa 2028 yang akan menjadi turnamen kandang. Selain itu, Bellamy memiliki kekhawatiran tentang komposisi skuad Burnley saat ini dan banyaknya pekerjaan yang diperlukan pada musim panas ini, mengingat sejumlah pemain diperkirakan akan hengkang. Belum ada tawaran resmi untuk Bellamy, dan Burnley harus membayar klausul rilis minimal £700.000 kepada Asosiasi Sepak Bola Wales. Ketertarikan Burnley pada Bellamy menunjukkan ambisi klub untuk mendapatkan pelatih berkualitas, namun negosiasi diprediksi akan berjalan alot mengingat komitmen Bellamy terhadap Wales.

Steven Gerrard dan Alternatif Lain

Steven Gerrard juga dikaitkan dengan posisi pelatih Burnley, meskipun belum ada kontak resmi. Gerrard, yang menganggur sejak meninggalkan Al-Ettifaq di Liga Pro Saudi pada 2025, dikabarkan terbuka untuk bekerja di Championship. Bristol City juga berusaha meyakinkan Gerrard untuk menjadi pelatih mereka dengan proyek yang menarik. Burnley juga dikabarkan telah memantau pelatih Cardiff City, Brian Barry-Murphy, sebagai alternatif. Gerrard, yang terakhir melatih di Inggris bersama Aston Villa pada 2022, sebelumnya membawa Rangers meraih gelar Skotlandia. Menariknya, banyak pelatih generasi Gerrard kini lebih bersedia bekerja di EFL setelah melihat kebangkitan Frank Lampard di Coventry City. Baik Burnley maupun Bristol City menawarkan proyek yang menarik dengan cara masing-masing.

Musim Bencana: Statistik dan Kinerja Burnley

Musim 2025-26 menjadi bencana bagi Burnley di Premier League. Mereka hanya memenangkan empat dari 34 pertandingan liga dan mengumpulkan satu poin dari delapan pertandingan terakhir. Dengan 68 gol kebobolan, Burnley menjadi tim dengan pertahanan terburuk di liga. Kinerja buruk ini tidak hanya terjadi di liga. Burnley tersingkir dari Piala FA dan Piala Carabao oleh tim-tim League One: Mansfield Town dan Cardiff City. Kegagalan di semua kompetisi menunjukkan masalah mendalam yang dihadapi klub. Padahal, musim sebelumnya Burnley tampil gemilang di Championship dengan meraih 100 poin, rekor 33 pertandingan tak terkalahkan, dan rekor Championship 30 clean sheet. Parker berhasil membawa mereka kembali ke Premier League pada percobaan pertama.

Warisan Parker dan Masa Depan Burnley

Parker meninggalkan Burnley dengan catatan campuran. Ia dihormati karena membawa klub promosi dengan gaya permainan menarik, namun gagal mempertahankan performa di Premier League. Dalam pernyataan perpisahannya, Parker mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian bersama klub, terutama musim promosi 2024-25 yang tak terlupakan. "Saya menikmati setiap momen perjalanan kami, tetapi merasa sekarang adalah waktu yang tepat bagi kedua belah pihak untuk bergerak ke arah berbeda," ujar Parker. Ia juga berterima kasih kepada Alan Pace, pemilik, staf, pemain, dan penggemar. Burnley akan kembali menjadi tim yo-yo antara Premier League dan Championship untuk musim keenam berturut-turut saat musim 2026-27 dimulai. Tantangan besar menanti pelatih baru untuk membangun kembali tim dan mungkin menjual pemain bintang.

Langkah Selanjutnya dan Pertanyaan Terbuka

Dengan empat pertandingan tersisa, Burnley akan fokus menyelesaikan musim di bawah Jackson. Pertandingan pertama melawan Leeds akan menjadi ujian awal. Sementara itu, perburuan pelatih baru terus berlanjut. Pertanyaan utama adalah apakah Bellamy bersedia meninggalkan Wales untuk kembali ke level klub. Jika tidak, apakah Gerrard akan memilih Burnley atau Bristol City? Atau mungkinkah kejutan lain muncul? Burnley harus segera mengambil keputusan karena persiapan musim depan akan dimulai dalam beberapa bulan. Dengan banyaknya pemain yang diperkirakan hengkang, pelatih baru perlu waktu untuk membangun skuad yang kompetitif.

Analisis: Jalan Panjang Burnley Menuju Kebangkitan

Kepergian Parker menandai akhir dari sebuah era singkat namun penuh gejolak. Burnley kini berada di persimpangan jalan: mereka memiliki fondasi finansial dan basis penggemar yang kuat, namun perlu stabilitas di kursi pelatih. Ketertarikan pada Bellamy dan Gerrard menunjukkan ambisi klub untuk mendatangkan nama besar, namun keduanya memiliki risiko tersendiri. Bellamy belum pernah melatih di level klub senior, sementara Gerrard belum sukses di Inggris sejak meninggalkan Rangers. Yang jelas, Burnley tidak boleh salah langkah. Dengan persaingan ketat di Championship, keputusan pelatih berikutnya akan menentukan apakah mereka bisa segera kembali ke Premier League atau justru terpuruk lebih lama.

Ringkasan

  • Scott Parker meninggalkan Burnley setelah degradasi, dengan Craig Bellamy sebagai kandidat utama pengganti.
  • Burnley harus membayar klausul rilis £700.000 untuk mendapatkan Bellamy dari Wales.
  • Steven Gerrard juga menjadi opsi, dengan Burnley dan Bristol City bersaing mendapatkannya.
  • Musim ini Burnley hanya menang 4 dari 34 laga liga dan kebobolan 68 gol, terburuk di Premier League.
  • Mike Jackson menjadi pelatih sementara untuk sisa musim, dimulai dengan laga melawan Leeds.
  • Burnley akan memulai musim 2026-27 di Championship, melanjutkan pola promosi-degradasi yang sudah berlangsung enam musim.
Galerie
Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 1Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 2Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 3Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 4Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 5Scott Parker Tinggalkan Burnley, Craig Bellamy Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru — image 6
Selengkapnya