Xxi : ce qu'il faut savoir
Cinema XXI (CNMA) bukukan pendapatan Rp1,1 triliun di Q1 2026, tumbuh 18,2% yoy.
INDONESIA —
Cinema XXI (CNMA) bukukan pendapatan Rp1,1 triliun di Q1 2026, tumbuh 18,2% yoy. Xxi s'impose comme l'un des sujets qui mobilisent l'attention en Indonesia ce vendredi.
Les faits
- Cinema XXI (CNMA) bukukan pendapatan Rp1,1 triliun di Q1 2026, tumbuh 18,2% yoy.
- Bareksa - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), emiten operator jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan merek Cinema XXI, membukukan total pendapatan Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026.
- Cinema XXI (CNMA) mencatat kinerja Q1 2026 yang solid di seluruh lini bisnis, dengan EBITDA tumbuh 81,2% yoy dan arus kas operasi yang meningkat signifikan, mencerminkan perbaikan fundamental bisnis yang layak dicermati investor.
- Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman menyebut antusiasme penonton terhadap karya sineas Indonesia sebagai energi pendorong kinerja operasional perseroan.
- Angka itu tumbuh 18,2% secara tahunan (YOY) dibandingkan Rp929,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
L'essentiel
Dans le détail, Bareksa - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), emiten operator jaringan bioskop terbesar di Indonesia dengan merek Cinema XXI, membukukan total pendapatan Rp1,1 triliun pada Kuartal I 2026.
Sur le fond, Cinema XXI (CNMA) mencatat kinerja Q1 2026 yang solid di seluruh lini bisnis, dengan EBITDA tumbuh 81,2% yoy dan arus kas operasi yang meningkat signifikan, mencerminkan perbaikan fundamental bisnis yang layak dicermati investor.
Concrètement, Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman menyebut antusiasme penonton terhadap karya sineas Indonesia sebagai energi pendorong kinerja operasional perseroan.
Au-delà de ce constat, Angka itu tumbuh 18,2% secara tahunan (YOY) dibandingkan Rp929,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Reste à préciser que Berdasarkan keterangan pers 30 April 2026, pendapatan tiket bioskop sebagai kontributor terbesar 60,6% dari total revenue, tumbuh 14,3% menjadi Rp665,3 miliar.
Les chiffres
À noter par ailleurs: Segmen makanan dan minuman (F&B) yang menyumbang 32,6% revenue ikut tumbuh 15,9% menjadi Rp357,6 miliar dengan spend per head (SPH) yang terjaga.
Plus précisément, Dari sisi profitabilitas, EBITDA tercatat Rp226,9 miliar, melonjak 81,2% dari Rp125,2 miliar pada Q1 2025, pertumbuhan yang berpotensi mencerminkan efisiensi operasional yang signifikan seiring ekspansi bisnis.
Dans la foulée, Kinerja Q1 2026 turut ditopang oleh kuatnya momentum film lokal, khususnya pada periode libur Lebaran.
À ce stade, Terdapat 7 judul film nasional yang masing-masing berhasil meraih lebih dari satu juta penonton, meningkat drastis dibandingkan hanya 3 judul pada Q1 2025.
Le contexte
Reste à préciser que Posisi keuangan perseroan tetap solid per 31 Maret 2026: total aset Rp6,72 triliun, kas dan setara kas Rp1,75 triliun, serta total ekuitas Rp4,34 triliun.
À noter par ailleurs: Arus kas dari aktivitas operasi meningkat signifikan menjadi Rp106,6 miliar dari Rp28,1 miliar pada Q1 2025, menjadi perhatian sebagai indikator kualitas pendapatan yang membaik.
Plus précisément, Laba bersih konsolidasi tercatat Rp533 juta, berbalik dari rugi Rp66,7 miliar pada Q1 2025.
Dans la foulée, EBITDA tumbuh 81,2% YoY menjadi Rp226,9 miliar dari Rp125,2 miliar pada Q1 2025.
À ce stade, Ya, laba bersih konsolidasi Q1 2026 tercatat Rp533 juta, berbalik dari rugi Rp66,7 miliar pada Q1 2025, meskipun angkanya masih relatif tipis karena beban penyusutan dan keuangan yang besar.
À retenir
- Total dividen tunai Rp12 per saham, Rp5/saham dibayarkan pada 28 November 2025 (interim) dan Rp7/saham pada 28 April 2026 (final).
- Setiap pemegang 50 saham CNMA yang berhak akan menerima 1 saham tresuri secara cuma-cuma.
- Total 1.632.939.689 saham didistribusikan pada 28 April 2026.
- Recherches qui explosent: « Comment votent les Gazaouis après le génocide? », Tendance XXI express, Luxe de poche jeudi 30 avril 2026 sur TV5 Monde FBS: résumé et diffusions - Programme TV Ouest, XXI en hausse de 8 % grâce aux projets de fusion avec Strike et le mineur de bitcoins Elektron Energy, Tether Investments propose une fusion majeure entre XXI et Strike dans le domaine du bitcoin.
