Sport

Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan

Gol tunggal Bukayo Saka membawa The Gunners menang agregat 2-1 atas Atlético Madrid dan mengantarkan mereka ke partai puncak di Budapest pada 30 Mei.

4 menit
Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan
Gol tunggal Bukayo Saka membawa The Gunners menang agregat 2-1 atas Atlético Madrid dan mengantarkan mereka ke partai puCredit · BBC

Fakta-fakta

  • Arsenal mengalahkan Atlético Madrid 2-1 secara agregat di semifinal Liga Champions.
  • Bukayo Saka mencetak gol kemenangan pada leg kedua di Stadion Arsenal, London, 5 Mei.
  • Arsenal akan menghadapi PSG atau Bayern Munich di final pada 30 Mei di Budapest.
  • Ini adalah final Liga Champions pertama Arsenal sejak 2006; klub belum pernah memenangkan kompetisi ini.
  • Arsenal adalah satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Liga Champions musim ini (W10 D3).
  • Arsenal hanya kebobolan enam gol dan mencatat delapan clean sheet di turnamen ini.
  • Viktor Gyökeres menjadi pemain terbaik versi Daniel Sturridge karena perannya dalam meredakan tekanan.

Malam Bersejarah di London Utara

Arsenal mengukir sejarah dengan melaju ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 19 tahun, setelah menaklukkan Atlético Madrid dengan skor agregat 2-1 pada Rabu dini hari. Gol tunggal Bukayo Saka di babak pertama sudah cukup untuk membawa The Gunners ke Budapest, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich pada 30 Mei. Suasana di Stadion Arsenal begitu emosional. Saka, yang menjadi pahlawan malam itu, mengaku tak bisa menahan kegembiraannya. "Kau mengalihkanku dari perayaan, kawan! Ini sangat indah. Kau lihat apa artinya ini bagi kami dan para penggemar," ujarnya kepada Amazon Prime seusai pertandingan. Ia menambahkan bahwa tekanan begitu besar, tetapi tim mampu mengelolanya dengan baik.

Pertarungan Sengit sejak Leg Pertama

Perjalanan Arsenal ke final dimulai dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama di Stadion Metropolitano, Madrid. Viktor Gyökeres membawa Arsenal unggul melalui penalti, namun Julián Alvarez menyamakan kedudukan dari titik putih juga. Atlético tampil lebih agresif sepanjang laga, menunjukkan ketajaman mereka sebagai tim dengan rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions (35 gol). Namun, Arsenal datang ke leg kedua dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka adalah satu-satunya tim yang belum terkalahkan di turnamen ini, dengan rekor 10 kemenangan dan 3 hasil imbang. Pertahanan mereka menjadi yang terbaik, hanya kebobolan enam gol dan mencatat delapan clean sheet. Catatan ini menjadi modal berharga menghadapi Atlético yang tidak pernah gagal mencetak gol dalam 37 pertandingan Eropa sebelumnya.

Saka dan Gyökeres, Bintang di Lini Depan

Bukayo Saka menjadi pahlawan dengan golnya yang menentukan. Namun, mantan penyerang Liverpool Daniel Sturridge menyoroti peran Viktor Gyökeres sebagai pemain terbaik malam itu. "Gyökeres adalah pemain terbaik malam ini bagi saya. Dia mengambil begitu banyak tekanan dari para bek. Saat bola dilambungkan ke depan, dia mampu menahannya dan membantu tim. Itulah penampilan yang mendefinisikan pemain top," ujar Sturridge di Amazon Prime. Gyökeres sendiri menegaskan bahwa tim telah bekerja keras sepanjang musim. "Kami berada di posisi ini karena suatu alasan. Kami tampil luar biasa sepanjang musim, tapi sekarang pertandingan-pertandingan inilah yang menentukan segalanya," katanya. Ia juga memuji dukungan penggemar yang luar biasa sejak kedatangan bus tim.

Jalan Terjal Menuju Gelar Premier League

Selain sukses di Eropa, Arsenal juga berada di ambang gelar Premier League pertama dalam 22 tahun. Mereka hanya butuh tiga kemenangan lagi dari tiga pertandingan tersisa melawan West Ham, Burnley, dan Crystal Palace untuk memastikan gelar juara. Peluang ini semakin terbuka setelah Manchester City gagal meraih kemenangan maksimal. Namun, Mikel Arteta memilih untuk fokus pada final Liga Champions terlebih dahulu. "Saya tidak sabar. Saya merasakan energi di dalam tim dan dari para pendukung kami. Inilah momen yang ingin kami jalani bersama. Setelah 20 tahun, kami kembali berada di posisi ini, dan kami sangat lapar untuk meraih kemenangan besok dan lolos ke final," ujar Arteta menjelang leg kedua.

Final di Budapest: Underdog atau Ancaman Nyata?

Meski Arsenal tak terkalahkan di turnamen ini, mereka diprediksi menjadi underdog di final. Berdasarkan performa terakhir PSG dan Bayern Munich di semifinal, kedua tim tampil impresif. Namun, Arsenal memiliki catatan positif: mereka adalah satu-satunya tim yang belum kebobolan dari permainan terbuka di fase gugur, dan hanya kalah dua kali dalam 24 pertandingan Liga Champions terakhir. Menariknya, kedua kekalahan itu terjadi melawan PSG musim lalu (1-0 dan 2-1). Namun, Arsenal berhasil mengalahkan Bayern Munich 3-1 di fase liga musim ini. Arteta percaya timnya memiliki peluang besar. "Ini cerita yang indah, dan saya harap berakhir indah di Budapest," kata Saka, menutup malam bersejarah itu.

Ringkasan

  • Arsenal lolos ke final Liga Champions setelah menang agregat 2-1 atas Atlético Madrid, berkat gol Bukayo Saka.
  • Final akan digelar di Budapest pada 30 Mei melawan PSG atau Bayern Munich.
  • Arsenal belum terkalahkan di Liga Champions musim ini (W10 D3) dan memiliki pertahanan terbaik (6 gol kebobolan).
  • Viktor Gyökeres dipuji sebagai pemain kunci karena kemampuannya meredakan tekanan di lini depan.
  • Arsenal juga berpeluang merebut gelar Premier League pertama dalam 22 tahun jika memenangkan tiga laga sisa.
  • Mikel Arteta dan para pemain menunjukkan kepercayaan diri tinggi menjelang final, meski dianggap underdog.
Galerie
Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 1Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 2Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 3Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 4Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 5Arsenal ke Final Liga Champions untuk Pertama Kali Sejak 2006, Saka Jadi Pahlawan — image 6
Selengkapnya