Sport

Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United

Kapten Setan Merah itu hanya butuh satu assist lagi untuk menyamai catatan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne, sekaligus menegaskan ambisinya membawa United kembali ke puncak.

5 menit
Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United
Kapten Setan Merah itu hanya butuh satu assist lagi untuk menyamai catatan Thierry Henry dan Kevin De Bruyne, sekaligus Credit · Goal.com

Fakta-fakta

  • Bruno Fernandes telah mengoleksi 19 assist di Premier League musim 2025/26.
  • Ia hanya butuh satu assist untuk menyamai rekor 20 assist Thierry Henry (2002/03) dan Kevin De Bruyne (2019/20).
  • Manchester United masih menyisakan empat pertandingan, termasuk melawan Liverpool pada 3 Mei.
  • Sejak Michael Carrick menggantikan Ruben Amorim sebagai manajer sementara, Fernandes mencatat 11 assist, naik dari 8 assist sebelumnya.
  • Sebanyak 10 dari 19 assist Fernandes musim ini berasal dari set piece (sepak pojok dan tendangan bebas).
  • Fernandes menolak tawaran dari Arab Saudi dan klub lain dalam tiga tahun terakhir untuk bertahan di United.
  • Ia menyatakan ingin memenangkan Liga Premier dan Liga Champions bersama United.

Laga Penentu Melawan Liverpool

Pada Minggu, 3 Mei mendatang, Manchester United akan menjamu Liverpool di Old Trafford dalam lanjutan Premier League matchday ke-35. Pertandingan ini tidak hanya krusial bagi perebutan tiket Liga Champions musim depan, tetapi juga menjadi panggung bagi Bruno Fernandes untuk mengukir sejarah. Gelandang asal Portugal itu saat ini mengoleksi 19 assist, hanya satu assist lagi untuk menyamai rekor Thierry Henry (2002/03) dan Kevin De Bruyne (2019/20) sebagai pemberi assist terbanyak dalam satu musim Premier League. Jika ia mampu memberikan dua assist, ia akan memecahkan rekor tersebut dan menciptakan rekor baru. Dengan empat pertandingan tersisa, Fernandes berpotensi mengumpulkan hingga 22 assist musim ini. Assist ke-19 ia catatkan saat memberikan umpan untuk gol Benjamin Šeško ke gawang Brentford.

Transformasi Taktis di Bawah Michael Carrick

Performa assist Fernandes meningkat drastis sejak Michael Carrick mengambil alih kursi manajer sementara dari Ruben Amorim. Sebelum Carrick datang, Fernandes mencatat delapan assist. Setelah Carrick memoles perannya, ia menambah 11 assist. Carrick memplot Fernandes lebih maju ke depan, tepat di belakang striker, sebagai gelandang serang nomor 10. Posisi ini membuat jaraknya lebih dekat ke para penyerang, sehingga ia lebih leluasa memberikan umpan matang. Di bawah Amorim, Fernandes lebih sering turun ke dalam, yang membatasi kreativitasnya. Peran Kobbie Mainoo di lini tengah juga menjadi kunci. Mainoo dan Casemiro berduet di belakang Fernandes sebagai tembok pertama pertahanan sekaligus penyuplai bola ke depan. Mainoo mencatat rata-rata umpan sukses 91 persen per laga dan selalu menjadi pilihan utama Carrick.

Komitmen di Tengah Keterpurukan

Di tengah musim terburuk dalam sejarah klub—finis di peringkat terendah Premier League dan absen dari kompetisi Eropa—Fernandes justru menegaskan kesetiaannya. Ia mengaku telah menolak sejumlah tawaran dari Arab Saudi dan klub lain selama tiga tahun terakhir. Dalam wawancara dengan Gary Neville di Sky Sports, Fernandes menyatakan bahwa kepuasan emosional meraih sukses di Old Trafford lebih berharga daripada pindah ke klub lain. "Ini bukan soal loyalitas. Saya bisa saja pergi dua tahun lalu, tiga tahun lalu, atau musim lalu, tapi saya benar-benar senang berada di sini," ujarnya. Ia menambahkan, "Saya pikir kesuksesan di klub ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya dapatkan di klub lain. Kebahagiaan dan segala hal yang saya dapatkan, pada hari saya mendapatkan apa yang saya inginkan dari klub ini, saya rasa saya tidak akan mendapatkannya dari klub mana pun di dunia."

Ambisi Gelar yang Belum Tuntas

Fernandes menyebut "urusan yang belum tuntas" sebagai alasan utama bertahan. Meski telah memenangkan Carabao Cup dan FA Cup, ia mengakui bahwa target utama—Liga Premier dan Liga Champions—belum tercapai. "Saya tidak pernah menyembunyikan bahwa saya ingin memenangkan Liga Premier dan Liga Champions bersama klub ini. Mungkin saya bisa melakukannya, mungkin tidak. Tapi sampai saya mendapat kesempatan atau sampai saya berada di sini untuk melakukannya, saya akan berusaha," katanya. Ia juga mengakui tantangan berat mengejar ketertinggalan dari klub-klub papan atas Inggris yang secara konsisten mendominasi. "Ada klub-klub papan atas di liga yang telah memenangkan liga selama bertahun-tahun dan secara konsisten berada di sana, sedangkan kami tidak," ujarnya. Meski demikian, Fernandes menegaskan bahwa ia ingin membawa klub ini melaju ke depan, bukan sekadar stabil. "Saya ingin kapal ini; bukan sekadar stabil, tapi saya ingin kapal ini melaju ke depan dan menavigasi sejauh yang kita bisa."

Rekor Assist dan Dominasi Set Piece

Dengan 19 assist, Fernandes hampir dua kali lipat mengungguli pesaing terdekatnya, Rayan Cherki (Manchester City) dan Jarrod Bowen (West Ham United), yang masing-masing mengoleksi 10 assist. Keunggulan Fernandes juga terlihat dari kontribusi set piece: 10 dari 19 assistnya berasal dari sepak pojok dan tendangan bebas. Sebagai perbandingan, Henry dan De Bruyne hanya menciptakan dua assist dari set piece sepanjang musim rekor mereka. Jika Fernandes berhasil memecahkan rekor, ia akan menjadi pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencapai 20 assist dalam semusim sejak De Bruyne melakukannya pada 2019/20. Prestasi ini akan memperkuat posisinya sebagai salah satu gelandang serang paling kreatif di era modern. Pertandingan melawan Liverpool akan menjadi ujian pertama. Kemenangan tidak hanya penting untuk menjaga asa lolos ke Liga Champions, tetapi juga memberikan momentum bagi Fernandes untuk terus mengejar ambisi pribadi dan timnya.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Dengan sisa empat pertandingan, Fernandes memiliki peluang nyata untuk mengukir rekor baru. Namun, tantangan terbesar adalah konsistensi tim. Manchester United saat ini berjuang keluar dari posisi terendah, dan hasil melawan Liverpool akan menjadi indikator apakah ambisi gelar juara Fernandes realistis atau sekadar mimpi. Di sisi lain, masa depan Carrick sebagai manajer tetap belum jelas. Jika ia dipertahankan, peran Fernandes sebagai gelandang serang nomor 10 kemungkinan akan terus dioptimalkan. Namun, jika manajer baru datang, adaptasi taktis bisa mempengaruhi produktivitas assist Fernandes. Yang pasti, Fernandes telah membuktikan bahwa komitmennya terhadap klub tidak tergoyahkan. "Sampai kontrak saya berakhir, saya akan terus berusaha," tegasnya. Dengan rekor assist yang hampir pecah, ia tidak hanya bermain untuk masa depan United, tetapi juga untuk warisan pribadinya di Premier League.

Ringkasan

  • Bruno Fernandes mengoleksi 19 assist musim ini, hanya butuh satu assist untuk menyamai rekor Henry dan De Bruyne.
  • Transformasi taktis Michael Carrick—memainkan Fernandes sebagai gelandang serang nomor 10—meningkatkan produktivitas assistnya.
  • Fernandes menolak tawaran pindah demi menyelesaikan 'urusan yang belum tuntas': memenangkan Liga Premier dan Liga Champions bersama United.
  • Sebanyak 10 dari 19 assist Fernandes berasal dari set piece, menunjukkan keahliannya dalam bola mati.
  • Pertandingan melawan Liverpool pada 3 Mei menjadi krusial bagi peluang United ke Liga Champions dan rekor assist Fernandes.
  • Fernandes menegaskan komitmennya hingga kontrak habis, meski klub sedang dalam masa sulit.
Galerie
Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 1Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 2Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 3Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 4Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 5Bruno Fernandes di Ambang Rekor 20 Assist, Tegaskan Komitmen ke Manchester United — image 6
Selengkapnya