Kramarić Cetak Dua Gol, Hoffenheim Gagal Pertahankan Keunggulan 3-1 Lawan Stuttgart
Unggul jumlah pemain setelah kartu merah Karazor, Hoffenheim justru kebobolan dua gol dan harus puas berbagi angka 3-3 di PreZero Arena.

INDONESIA —
Fakta-fakta
- Andrej Kramarić mencetak dua gol (7', 49') pada hari kontrak barunya diumumkan.
- Chris Führich menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-20.
- Bazoumana Touré mencetak gol (24') dan assist untuk gol kedua Kramarić.
- Atakan Karazor mendapat kartu merah pada menit ke-69.
- Ermedin Demirović mencetak gol pada menit ke-64.
- Tiago Tomás menyamakan kedudukan pada menit ke-90+5.
- Pertandingan Bundesliga pekan ke-32, 2 Mei 2026, pukul 13:30 UTC.
Laga Penuh Drama di PreZero Arena
TSG Hoffenheim dan VfB Stuttgart bermain imbang 3-3 dalam laga Bundesliga yang sarat emosi, Sabtu (2/5) malam WIB. Hasil ini membuat kedua tim tetap terikat poin di papan atas, hanya terpisah selisih gol, dengan Stuttgart di posisi keempat dan Hoffenheim kelima. Pertandingan pekan ke-32 ini menjadi krusial dalam perebutan tiket Liga Champions. Kedua tim datang dengan ambisi besar, namun harus berbagi angka setelah Stuttgart bangkit dari ketertinggalan 3-1.
Gol Cepat Hoffenheim dan Respons Stuttgart
Hoffenheim membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Andrej Kramarić. Tendangan meleset Fisnik Asllani dari tepi kotak penalti jatuh tepat di kaki Kramarić, yang dengan sigap melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang Alexander Nübel. Itu menjadi gol tercepat Hoffenheim musim ini, dan tuan rumah belum pernah kehilangan poin di kandang setelah unggul sepanjang musim. Stuttgart menyamakan kedudukan pada menit ke-20. Chris Führich menusuk dari tengah, bertukar umpan satu-dua dengan Ramon Hendriks, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang menyelinap di celah sempit pojok dekat gawang Oliver Baumann.
Hoffenheim Kembali Unggul, Kramarić Cetak Gol Kedua
Empat menit kemudian, Hoffenheim kembali memimpin. Dari tendangan sudut, Karazor hanya mampu menyundul bola ke arah Bazoumana Touré, yang mengontrol dengan dada dan melepaskan tembakan kaki kanan dari jarak 16 meter yang menembus kerumunan pemain. Skor menjadi 2-1. Di babak kedua, Hoffenheim memperlebar keunggulan melalui serangan balik. Touré menerima umpan panjang di sisi kiri, melewati penjaganya, dan memberikan umpan silang pertama ke tiang jauh. Kramarić, yang pada hari itu kontrak barunya diumumkan, menyambarnya dari jarak dekat untuk membuat skor 3-1 pada menit ke-49.
Kartu Merah Karazor Mengubah Momentum
Pada menit ke-69, Atakan Karazor mendapat kartu merah, membuat Stuttgart bermain dengan 10 pemain. Alih-alih memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Hoffenheim justru kehilangan momentum. Pelatih Christian Ilzer mengakui timnya melakukan kesalahan setelah unggul pemain. "Kami menunjukkan energi luar biasa dalam pertahanan, komunikasi bagus, dan berani menguasai bola. Itu yang memberi kami keunggulan 3-1. Begitu kami unggul jumlah pemain, kami melakukan kesalahan karena mungkin kami mengira telah menang," ujar Ilzer.
Kebangkitan Stuttgart di Menit Akhir
Stuttgart tidak menyerah. Pada menit ke-64, Ermedin Demirović mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2. Kemudian, di masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, Tiago Tomás mencetak gol penyama kedudukan yang dramatis, memastikan Stuttgart pulang dengan satu poin. Ilzer menyesalkan hilangnya fokus timnya. "Tertinggal beberapa poin persentase saja tidak pernah cukup baik. Kami seharusnya memainkan banyak situasi dengan lebih cerdas. Itulah pelajaran dari pertandingan ini," katanya.
Implikasi di Papan Atas Bundesliga
Hasil imbang ini membuat persaingan menuju Liga Champions semakin ketat. Stuttgart dan Hoffenheim masih terikat poin, dengan Stuttgart unggul selisih gol. Kedua tim menyisakan dua pertandingan lagi musim ini. Ilzer menegaskan timnya akan tetap berjuang. "Standar yang ditetapkan sangat tinggi untuk Liga Champions. Musim belum berakhir dan kami akan menghadapi dua pertandingan terakhir dengan berani. Kami akan tetap siap," ujarnya.
Analisis: Pelajaran Berharga bagi Hoffenheim
Kegagalan Hoffenheim mempertahankan keunggulan saat unggul jumlah pemain menjadi sorotan. Tim asuhan Ilzer tampil gemilang saat 11 lawan 11, tetapi kehilangan konsistensi setelah kartu merah. Ini menjadi pelajaran berharga menjelang laga-laga krusial. Di sisi lain, Stuttgart menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit meski bermain dengan 10 orang. Gol penyeimbang di menit akhir menjadi bukti ketangguhan tim asuhan Sebastian Hoeneß.
Ringkasan
- Hoffenheim gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah kartu merah Karazor.
- Andrej Kramarić mencetak dua gol pada hari kontrak barunya diumumkan.
- Stuttgart bangkit dari ketertinggalan 3-1 meski bermain dengan 10 orang.
- Kedua tim tetap terikat poin di papan atas, bersaing ketat menuju Liga Champions.
- Christian Ilzer mengakui timnya melakukan kesalahan setelah unggul pemain.
- Dua pertandingan tersisa akan menentukan nasib Hoffenheim dan Stuttgart.






Chelsea Dipermalukan Nottingham Forest 1-3 di Stamford Bridge, Peluang Liga Champions Sirna

Gol Bunuh Diri Ramaj di Menit 90+11 Selamatkan Bayern dari Kekalahan Lawan Heidenheim
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5570460/original/093958800_1777526886-1000115261.jpg)
PSS Sleman di Ambang Sejarah: Satu Kemenangan Lagi Menuju Promosi ke BRI Super League
