Culture

Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru

Sutradara 'Weapons' ini menegaskan filmnya adalah kisah orisinal yang setia pada semangat survival horror game, bukan sekadar tempelan nama.

4 menit
Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru
Sutradara 'Weapons' ini menegaskan filmnya adalah kisah orisinal yang setia pada semangat survival horror game, bukan seCredit · PlayStation.Blog

Fakta-fakta

  • Film 'Resident Evil' garapan Zach Cregger akan rilis 18 September 2026.
  • Trailer pertama memicu perdebatan di kalangan penggemar soal akurasi lore.
  • Cregger menyebut filmnya mengambil latar dunia Resident Evil 2, namun dengan karakter baru.
  • Karakter utama Bryan diperankan Austin Abrams, digambarkan sebagai 'pria biasa yang hapless'.
  • Cregger terinspirasi oleh mekanik survival horror seperti konservasi amunisi dan pergerakan lambat.
  • Resident Evil 7: Biohazard (2017) juga menggunakan protagonis baru dan dianggap masterpiece.
  • Game Resident Evil Requiem dipuji karena karakter barunya, Grace Ashcroft.
  • Film ini bukan adaptasi langsung, melainkan kisah sampingan yang terjadi di malam kacau Raccoon City.

Trailer Perdana Picu Perdebatan Sengit

Sony Pictures merilis trailer pertama untuk film Resident Evil garapan Zach Cregger, dan reaksi publik langsung terbelah. Sebagian penggemar setia waralaba Capcom melontarkan kritik tajam, menuduh film ini hanya meminjam nama tanpa menghormati lore asli. Di media sosial X, seorang pengguna menulis, 'Jadi, ini pada dasarnya film horor generik, dan mereka tinggal menempelkan nama Resident Evil di atasnya.' Namun, di sisi lain, banyak kritikus dan penonton justru memuji kualitas visual dan pendekatan segar yang ditunjukkan dalam trailer. Perdebatan ini dengan cepat menjadi viral, memperlihatkan betapa sensitifnya basis penggemar Resident Evil terhadap setiap adaptasi layar lebar.

Pendekatan Orisinal Cregger: Bukan Adaptasi Langsung

Dalam wawancara eksklusif dengan PlayStation Blog, Zach Cregger menjelaskan bahwa filmnya bukanlah adaptasi langsung dari game-game yang sudah ada. 'Saya ingin bercerita yang bisa terjadi di dunia Resident Evil, tapi bukan cerita yang sudah diceritakan game,' ujarnya. Menurut Cregger, mengadaptasi kisah Leon Kennedy misalnya, hanya akan menjadi pengulangan yang mengecewakan. Sebaliknya, film ini mengambil latar dunia Resident Evil 2, tepatnya pada malam mengerikan ketika segalanya mulai kacau di Raccoon City. Karakter utama, Bryan yang diperankan Austin Abrams, adalah seorang pria biasa yang harus menyelesaikan misi dari titik A ke titik B, persis seperti mekanik perjalanan dalam game.

Karakter Biasa yang Menghadapi Mimpi Buruk

Austin Abrams memerankan Bryan, seorang 'pria biasa yang tidak punya keahlian tempur,' menurut Cregger. Sutradara itu sengaja memilih karakter yang relatable bagi pemain game pada umumnya. 'Dia atletis, tapi bukan atlet. Dia hanya pria baik hati dan naas yang terseret ke dalam mimpi buruk,' kata Cregger. Pendekatan ini mengingatkan pada Ethan Winters, protagonis baru dalam Resident Evil 7: Biohazard yang juga seorang awam. Game tersebut, yang rilis 2017, kini dianggap sebagai masterpiece oleh banyak kritikus dan pemain lama. Cregger berharap filmnya bisa diterima seperti halnya RE7, yang membuktikan bahwa cerita baru dengan karakter baru bisa tetap terasa sebagai Resident Evil sejati.

Inti dari Resident Evil: Survival Horror, Bukan Sekadar Lore

Cregger menekankan bahwa esensi Resident Evil bukanlah sekadar lore atau karakter ikonik, melainkan mekanik survival horror yang membuat pemain terus waspada. 'Kamu harus sadar berapa banyak peluru yang kamu punya, berapa banyak item penyembuhan. Kamu membuat keputusan sulit tentang apa yang akan dibawa,' jelasnya. Ia ingin menghadirkan perasaan itu ke dalam film. Sutradara itu juga mengungkapkan momen paling menakutkannya dalam seri Resident Evil: saat bermain Resident Evil Village di VR, ia harus berhenti karena terlalu intens. Adegan di rumah boneka, saat karakter dihantui bayi raksasa, membuatnya melepas headset dan minum kopi sebelum melanjutkan. Pengalaman pribadi ini membentuk visinya tentang ketegangan yang autentik.

Perbandingan dengan Game Terbaru: Requiem dan RE7

Kritikus yang membela film Cregger menunjuk pada Resident Evil Requiem, game yang baru dirilis dan mendapat pujian kritis. Game tersebut sukses besar berkat karakter barunya, Grace Ashcroft, yang dianggap 'mencuri perhatian' bahkan di hadapan Leon Kennedy. Hal ini menunjukkan bahwa penggemar bisa menerima protagonis baru selama cerita dan suasananya tepat. Resident Evil 7: Biohazard juga menjadi contoh sukses pendekatan serupa. Game itu nyaris sepenuhnya terpisah dari cerita utama hingga babak akhir, namun tetap dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam seri. Cregger berharap filmnya bisa mengikuti jejak itu: setia pada semangat, bukan pada detail lore yang kaku.

Masa Depan Adaptasi: Antara Harapan dan Skeptisisme

Dengan tanggal rilis yang masih dua tahun lagi, perdebatan tentang film ini diperkirakan akan terus berlanjut. Para penggemar yang kecewa mungkin belum bisa menerima ide bahwa Resident Evil bisa hadir tanpa karakter favorit mereka. Namun, Cregger tetap optimis. 'Saya lebih suka merayakan semua yang saya cintai dari game dengan menceritakan kisah yang bisa ada di pinggiran salah satu game,' katanya. Pertanyaan besarnya adalah apakah pendekatan orisinal ini akan berhasil memuaskan basis penggemar yang terbelah. Yang jelas, Cregger telah mengambil risiko kreatif yang berani, dan hasilnya akan diketahui publik pada September 2026.

Ringkasan

  • Film Resident Evil garapan Zach Cregger bukan adaptasi langsung, melainkan kisah orisinal yang berlatar dunia Resident Evil 2.
  • Karakter utama Bryan diperankan Austin Abrams, seorang pria biasa tanpa keahlian tempur, mirip dengan Ethan Winters di RE7.
  • Cregger menekankan esensi survival horror (konservasi sumber daya, pergerakan lambat) sebagai inti film, bukan sekadar lore.
  • Perdebatan penggemar terbelah: ada yang mengkritik kurangnya akurasi lore, ada yang memuji pendekatan segar dan kualitas trailer.
  • Game seperti RE7 dan Resident Evil Requiem membuktikan bahwa karakter baru bisa diterima jika cerita dan suasananya tepat.
  • Film dijadwalkan rilis 18 September 2026, masih ada waktu untuk membangun ekspektasi dan menjawab kritik.
Galerie
Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 1Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 2Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 3Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 4Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 5Zach Cregger Bantah Tuduhan 'Hanya Pakai Nama' dalam Film Resident Evil Baru — image 6
Selengkapnya