Sport

Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona

Pelatih Real Madrid enggan ambil pusing dengan tradisi yang memalukan tersebut, fokus pada laga melawan Espanyol.

4 menit
Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona
Pelatih Real Madrid enggan ambil pusing dengan tradisi yang memalukan tersebut, fokus pada laga melawan Espanyol.Credit · detiksport

Fakta-fakta

  • Real Madrid akan menghadapi Espanyol di RCDE Stadium pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.
  • Real Madrid berada di peringkat kedua klasemen dengan 74 poin, sedangkan Espanyol di peringkat ke-12 dengan 39 poin.
  • Jika Madrid gagal menang atas Espanyol dan Barcelona menang atas Osasuna, Barcelona unggul 13 poin dengan 4 laga tersisa.
  • Real Madrid berpotensi harus memberikan guard of honor ke Barcelona jika Barcelona memastikan gelar sebelum El Clasico.
  • Alvaro Arbeloa menegaskan timnya butuh tiga poin untuk menjaga asa mengejar Barcelona.
  • Espanyol tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir (3 kalah, 2 imbang).
  • Head to head terakhir: Real Madrid 2-0 Espanyol pada 20 September 2025.

Pertarungan Dua Tim yang Haus Kemenangan

Real Madrid akan bertandang ke markas Espanyol di RCDE Stadium pada Senin dini hari, 4 Mei 2026, dalam laga pekan ke-34 La Liga. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim, meski dengan motivasi yang berbeda. Madrid berjuang mempertahankan asa juara, sementara Espanyol berusaha menjauh dari zona degradasi. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui bahwa laga ini akan berat. "Ini pertandingan antara dua tim yang butuh menang, untuk alasan yang berbeda. Pertandingan di sana selalu berat, dengan suporter yang bagus, tim yang bagus, dan manajer yang fantastis," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi klub.

Ancaman Guard of Honor yang Membayangi

Di balik fokus pada laga kontra Espanyol, Real Madrid dihadapkan pada dua skenario yang memalukan terkait rival abadi mereka, Barcelona. Jika Madrid gagal menang atas Espanyol dan Barcelona menang atas Osasuna pada Minggu, 3 Mei, maka Barcelona akan unggul 13 poin dengan empat laga tersisa (12 poin). Artinya, Barcelona akan mengunci gelar juara tepat sebelum El Clasico pekan depan. Dalam tradisi sepak bola Spanyol, juara baru berhak mendapatkan guard of honor dari lawan pada pertandingan berikutnya. Jika skenario itu terjadi, Madrid secara tradisi harus memberikan penghormatan kepada Barcelona di Camp Nou. Meski diperkirakan Madrid akan menolak, situasi ini tetap dianggap memalukan. Skenario kedua adalah jika Madrid dan Barcelona sama-sama menang pekan ini, maka Barcelona bisa mengunci gelar saat El Clasico di Camp Nou pada 11 Mei. Dengan kata lain, Madrid bisa menyaksikan rivalnya berpesta di kandang mereka sendiri.

Arbeloa: Guard of Honor Bukan Motivasi Utama

Menanggapi spekulasi tentang guard of honor, Arbeloa mengaku tidak terlalu ambil pusing. "Itu bukan motivasi terbesar saya. Motivasinya adalah meraih tiga poin karena itulah yang dibutuhkan tim. Saya tak bisa memikirkan ada sesuatu yang lebih besar," tegasnya. Arbeloa lebih memilih fokus pada pertandingan melawan Espanyol. Ia menekankan bahwa timnya butuh kemenangan untuk menjaga asa mengejar Barcelona di puncak klasemen. "Saya perkirakan akan menyaksikan pertandingan antara dua tim yang sama-sama butuh kemenangan, mengingat situasi berbeda yang kita hadapi," katanya.

Performa Tim: Madrid Stabil, Espanyol Terpuruk

Real Madrid datang dengan performa yang lebih meyakinkan. Dari lima pertandingan terakhir, Los Blancos hanya kalah satu kali. Sebaliknya, Espanyol melalui lima pekan terakhir tanpa kemenangan, dengan tiga kekalahan dan dua hasil imbang. Meski demikian, Arbeloa enggan meremehkan tuan rumah. "Apa yang saya lihat dari Espanyol sebagai sebuah tim musim ini sangat mengesankan, jadi saya sangat menghormati mereka, dan kami sadar akan beratnya tantangan yang akan kami hadapi besok," ucapnya. Ia juga memuji atmosfer RCDE Stadium yang selalu sulit bagi tim lawan.

Head to Head dan Catatan Pertemuan

Pada pertemuan terakhir di La Liga, Real Madrid sukses mengalahkan Espanyol dengan skor 2-0 pada 20 September 2025. Catatan itu menunjukkan dominasi Madrid atas Espanyol dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Arbeloa tetap waspada karena Espanyol sedang berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi. "Hasil-hasil mereka memang sedang tak sebagus dengan kinerjanya. Saya selalu menikmati permainan mereka. Saya sangat menghormati mereka," tambah Arbeloa.

Klasemen dan Implikasi Gelar Juara

Saat ini, Real Madrid berada di posisi kedua dengan 74 poin, tertinggal 10 poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen. Dengan sisa empat pertandingan, setiap hasil imbang atau kekalahan bisa memupus harapan Madrid untuk merebut gelar. Jika Madrid gagal menang atas Espanyol, jarak poin dengan Barcelona bisa melebar menjadi 13 poin (jika Barcelona menang), yang secara matematis menutup peluang Madrid. Sebaliknya, kemenangan akan menjaga asa dan menunda kemungkinan Barcelona merayakan gelar di El Clasico.

Apa yang Dipertaruhkan untuk Espanyol

Espanyol saat ini berada di peringkat ke-12 dengan 39 poin, hanya unggul 6 poin dari zona degradasi. Kekalahan bisa membuat mereka terperosok lebih dekat ke jurang degradasi. Oleh karena itu, laga ini menjadi sangat penting bagi tim asuhan pelatih yang dihormati Arbeloa. "Seperti biasa, stadion Espanyol adalah tempat yang sulit bagi tim lawan. Suasananya selalu luar biasa, dengan basis pendukung yang hebat dan tim yang kuat, serta pelatih yang fantastis," kata Arbeloa. Ia menegaskan bahwa Madrid tidak akan meremehkan Espanyol meski sedang dalam tren negatif.

Ringkasan

  • Real Madrid harus mengalahkan Espanyol untuk menjaga asa juara dan menghindari skenario memalukan memberikan guard of honor ke Barcelona.
  • Barcelona bisa mengunci gelar juara sebelum El Clasico jika Madrid gagal menang dan Barcelona menang atas Osasuna.
  • Alvaro Arbeloa menolak terpengaruh isu guard of honor, fokus pada kemenangan yang dibutuhkan tim.
  • Espanyol dalam performa buruk tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir, namun tetap dianggap lawan berbahaya oleh Arbeloa.
  • Head to head terakhir menunjukkan dominasi Madrid, namun tekanan di kedua sisi membuat laga ini tidak bisa diremehkan.
  • Pertandingan ini menjadi penentu nasib kedua tim: Madrid mengejar gelar, Espanyol berjuang menjauh dari degradasi.
Galerie
Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona — image 1Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona — image 2Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona — image 3Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona — image 4Arbeloa Buka Suara soal Ancaman Guard of Honor ke Barcelona — image 5
Selengkapnya